Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perampok Membuat 'Mapping' di 23 Lokasi

📅 Rabu, 27 Des 2023, 05:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perampok Membuat 'Mapping' di 23 Lokasi Doc: Azmi Samsul Maarif
Ket. Kasat Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin Yusuf saat menyampaikan hasil ungkap kasus perampokan.

TANGERANG - Aparat berhasil menggulung sejumlah perampok yang telah beroperasi di 23 tempat. Mereka sebelum operasi, lebih dulu membuat mapping untuk memetakan keadaan.

Resor Kota Tangerang, menangkap sindikat perampokan minimarket yang dilakukan di 23 tempat kejadian perkara pada bulan Desember 2023. Kasat Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin Yusuf di Tangerang, Selasa, menyampaikan bahwa dari pengungkapan kasus tersebut terdapat enam pelaku dengan masing-masing inisial A, H, T, HS, sedangkan dua pelaku lain berinisial I dan S masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kami sudah pastikan bahwa orang yang kita amankan ini sebagai kelompok yang harus bertanggung jawab atas perbuatan tindak pidana perampokan yang terjadi. Oleh karena itu, pada hari Sabtu (23/12) kemarin kita dapat menangkapnya," katanya.

Ia menjelaskan para sindikat perampokan minimarket/ruko ini menjalankan aksi kejahatannya dilakukan di berbagai tempat dengan secara bersama-sama. Mereka, katanya, merampok minimarket sekitar pukul 03.00 WIB dini hari setelah pemilik menutup tokonya. Kemudian, para perampok melakukan pembobolan. Selanjutnya, mereka menggasak barang-barang berharga yang ada di dalam toko tersebut.

"Dari aksi mereka kami sudah memastikan ini adalah sindikat, karena pola daripada pelaku sudah tersistematis. Mereka melakukan mapping pada saat ruko itu kosong," jelasnya.

Setelah aksi sindikat itu diketahui, penyidik berhasil mengidentifikasi dua pelaku atas inisial A dan H. Yang bersangkutan berperan sebagai pemantau keadaan dan eksekutor. Kemudian, dari hasil penangkapan itu, pihaknya langsung melakukan pengembangan ke daerah Pedongkelan Kapuk di Jakarta Barat dan kembali berhasil mengamankan dua pelaku lainnya berinisial T dan HS.

"Atas pengakuan mereka, perampokan itu dilakukan secara acak ke minimarket/ruko, dengan sasaran sembako, tabung gas, uang, dan barang berharga lainnya," ujarnya.

Adapun dari 23 tempat kejadian perkara yang dipilih para pelaku di antaranya di wilayah Jabodetabek seperti di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Depok, Bogor, dan Jakarta.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama tujuh tahun penjara. "Saat ini dua pelaku lagi sedang kita proses pengejaran. Hasil barang curian ini langsung mereka jual untuk membeli barang haram yaitu sabu-sabu. Kita juga temukan barang bukti bong," ungkapnya.

Hampir Seribu

Sebelumnya diinformasikan bahwa Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, menangani sebanyak 979 kasus kriminal selama Januari hingga Desember tahun 2023 yang terjadi di wilayah hukumnya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono di Tangerang, Selasa menyampaikan bahwa penanganan jumlah kasus kriminal itu terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2022. Berdasarkan data Satreskrim tercatat ada sebanyak 867 kasus kriminal di tahun 2022, naik jadi 979 kasus di tahun ini.

Sigit mengatakan, sesuai data dari 979 jumlah kasus itu sebanyak 70 perkara telah berhasil terselesaikan. Kemudian, dari ratusan kasus pidana itu terdiri dari perkara pencabulan, pengoplos gas elpiji, galian tanah, pembunuhan, gangmotor, perdagangan manusia, narkotika dan pengganjal ATM. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.