Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, BBPOM Temukan 462 Produk Makanan dan Minuman Ilegal di Medan

📅 Rabu, 27 Des 2023, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, BBPOM Temukan 462 Produk Makanan dan Minuman Ilegal di Medan Doc: ANTARA/M Sahbainy Nasution
Ket. Kantor BBPOM di Medan.

Medan - Banyak sekali, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Sumatera Utara, menemukan sebanyak 462 jenis produk makanan dan minuman dari 57 item berbagai merek karena ilegal atau tanpa izin, rusak, dan kedaluarsa dalam menyambut Natal 2023 dan menjelang Tahun Baru 2024.

"Dari temuan itu dengan nilai ekonomi sebesar Rp21,092 juta," ujar Kepala BBPOM di Medan Martin Suhendri Sitepu, di Medan, Rabu.

Ia menjelaskan temuan itu berasal dari sembilan sarana seperti warung-warung, supermarket, dan toko.

"Dari produk yang ditemukan itu, ada juga langsung dimusnahkan oleh pemilik usaha," tutur Martin.

BBPOM juga melakukan pengawasan terhadap pangan olahan di tingkat distributor sampai warung di Kota Medan dari awal Desember 2023 sampai saat ini.

"Program intensifikasi makanan ini terus kami lakukan dalam pengawasan menjelang Tahun Baru 2024 ini," ucap dia.

Dia mengimbau pengusaha makanan dan minuman agar menjual produk yang legal dan memenuhi persyaratan demi perlindungan konsumen/masyarakat.

"Untuk konsumen diimbau agar memperhatikan dengan mengecek kemasan, label, izin edaran dan kedaluwarsa, jangan percayahoaksdan ikuti pedoman BBPOM," katanya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengecekan penyedia jasa parsel makanan atau minuman di Kota Medan.

"Dalam pengecekan itu, kami belum menemukan produk yang tidak memenuhi syarat," ucapnya.

Sebelumnya juga BBPOM kepada penyedia jasa parsel makanan atau minuman agar masa kedaluarsa produk tidak hanya sampai akhir Desember 2023, melainkan minimal harus sampai pertengahan Januari 2024.

"Karena yang merayakan Natal itu jarang membuka parsel waktu Natal, biasanya pada tahun baru. Untuk itu, kami berharap masa kedaluarsa minimal sampai pertengahan Januari 2024," kata Martin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.