Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Jakpus ingatkan protokol kesehatan saat Natal dan tahun baru

📅 Selasa, 26 Des 2023, 23:40 WIB | Oleh:
Wali Kota Jakpus ingatkan protokol kesehatan saat Natal dan tahun baru Doc: ANTARA/Bayu Pratama Syahputra.
Ket. Pengunjung melakukan "tap" kartu untuk masuk ke dalam Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta, Senin (25/12/2023).

Jakarta -- Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengingatkan warga tetapmenerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 ataupun penyakit lainnya saat merayakan Natal dan Tahun Baru 2024.

"Dalam situasi seperti sekarang ini, isu-isu terkait Covid-19 sudah mulai muncul, tentunya kita tetap mengedepankan protokol kesehatan (saat keluar rumah) menghadapi keramaian Natal dan tahun baru," kata Dhany saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dhany mengatakan protokol kesehatan itu meliputi penggunaan masker saat ke luar rumah atau ke tempat keramaian. Lalu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh agar tidak mudah terpapar penyakit dari luar.

"Menggunakan masker minimal, lalu kita semua menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga dan mencukupiasupan gizi agar tubuh memiliki daya tahan," ujar Dhany.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada penularan COVID-19 karena tren masih naik hingga pertengahan Januari 2024.

"Kita lihat polanya di tahun 2023, pada Mei, abis itu turun. Jadi ini mungkin akan masih naik sampai tengah Januari 2024,kemudian nanti turun. Itu kalau kita lihat polanya, yang penting kita harus waspada," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (22/12).

Ani mengingatkan saat libur akhir tahun nanti, bagi masyarakat dalam kondisi kurang sehat sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah. Namun, jika keadaan mengharuskan ke luar rumah, maka masyarakat diimbau menggunakan masker.

Ani menyebutkan, hingga 20 Desember 2023 ditemukan 613 kasus aktif COVID-19. Dari jumlah tersebut sebanyak 414 pasien melakukan isolasi mandiri, sedangkan 199 pasien lainnya menjalani perawatan di rumah sakit. Kemudian, terdapat 38 penemuan kasus COVID-19 varian JN.1 di wilayah Jakarta selama 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.