Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelni tunda keberangkatan kapal tujuan Tambelan karena cuaca ekstrem

📅 Selasa, 26 Des 2023, 23:30 WIB | Oleh:
Pelni tunda keberangkatan kapal tujuan Tambelan karena cuaca ekstrem Doc: ANTARA/Ogen
Ket. KM Sabuk Nusantara 48 berlabuh di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepri.

Tanjungpinang -- PT Pelni menunda keberangkatan kapal KM Sabuk Nusantara 48 rute Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) akibat cuaca ekstrem.

"Keberangkatan kapal ditunda karena ada peringatan cuaca ekstrem dari BMKG di perairan Kepri," kata Kepala Urusan Operasional PT Pelni Cabang TanjungpinangSuharto, Selasa.

Suharto menyebut sejatinya KM Sabuk Nusantara 48 dijadwalkan berangkat dari Tanjungpinang ke Tambelan pada Senin (25/12), namun terpaksa ditunda hingga Rabu (27/12).

Pihaknya tak mau mengambil risiko tetap memberangkatkan kapal di tengah cuaca ekstrem, karena khawatir membahayakan keamanan dan keselamatan pelayaran.

"Mudah-mudahan besok cuaca membaik, sehingga kapal bisa berangkat," ujar Suharto.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjungpinang Topan Wisnu Chandramenyampaikan penundaan keberangkatan KM Sabuk Nusantara 48 ini disebabkan gelombang laut tinggi. Bahkan di perairan Natuna dan Anambas, ketinggian gelombang mencapai tujuh meter.

Apalagi rute pelayaran dari Tanjungpinang menuju Tambelan menempuh laut lepas, dengan rute perjalanan sekitar 20 jam.

"Kamipastikan terus berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca terbaru. Kalau memang ekstrem, keberangkatan kapal antarpulau akan ditunda sampai cuaca membaik," ujar Topan.

Topan menambahkan jumlah penumpang Pelabuhan SBP Tanjungpinang selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diprediksi melonjak 17 persen dibanding tahun sebelumnya.

Lonjakan penumpang, katanya pula, terjadi pada H-2 perayaan natal atau tanggal 23 Desember 2023. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang mencapai 5.685 orang, sementara yang berangkat 4.927 orang.

Angka itumeningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 3.629 orang tiba dan 3.975 orang berangkat.

"Sejauh ini arus penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang masih berjalan normal dan lancar," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.