Perkuat Kolaborasi, Menlu Bahas Potensi Kerja Sama Pupuk dan Vaksin dengan Maroko
Sabtu, 23 Des 2023, 05:48 WIBJakarta - Perkuat kolaborasi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkunjung ke Rabat, Maroko pada Jumat untuk membahas berbagai potensi kerja sama yang dapat dijalin dengan Indonesia, mulai dari kerja sama fosfat untuk industri pupuk hingga produksi bersama vaksin.
Dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita, Retno menyampaikan harapannya agar Maroko --yang memiliki lebih dari 70 persen cadangan fosfat dunia dan menjadi salah satu penyuplai bahan baku pupuk bagi berbagai negara di dunia-- dapat terus mendukung keamanan dan keberlanjutan rantai pasok pupuk di Indonesia.
Retno menyebut PT Pupuk Indonesia telah menjalin kerja sama dengan OCP Group Maroko untuk pembelian bahan baku pupuk. Jumlah pembelian mineral dari OCP Group selama rentang 2018-2023, mencapai lebih dari 2 juta ton.
"Kami sedang menjajaki penguatan kerja sama investasi dengan mitra di Maroko untuk memastikan keamanan suplai bahan baku fosfat di Indonesia," katanya dalam pernyataan pers yang ditayangkan pada YouTube MoFA Indonesia.
"Ini dibahas bersama dengan Menlu Maroko, termasuk berbagai hambatan, tantangan, serta langkah ke depan," sambungnya.
Dalam pertemuan tersebut, Retno juga membahas peluang kerja sama produksi bersama vaksin, termasuk penelitian dan pertukaran pengetahuan, guna mendukung kemandirian vaksin bagi kedua negara serta negara-negara di Asia dan Afrika.
Retno menyebut, sebelumnya telah ada kunjungan dari Pasteur du Maroc Institute ke Biofarma Indonesia dan diharapkan kunjungan itu akan menjadi pembuka jalan bagi kerja sama bidang vaksin yang berkelanjutan.
Potensi kerja sama sektor halal juga dibahas, termasuk penjajakan kerja sama pengakuan sertifikasi halal untuk produk makanan, obat, dan kosmetik dan pembukaan pasar bagi produk busana Muslim Indonesia.
Indonesia dan Maroko pada Jumat sepakat untuk meningkatkan level hubungan kedua negara menjadi Kemitraan Strategis.
Menurut Retno, peningkatan status kemitraan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk lebih memperkokoh dan memperluas kerja sama bilateral pada sektor-sektor yang strategis dan signifikan, seperti politik dan keamanan, kerja sama regional dan global, kemitraan ekonomi, dan kerja sama pembangunan.
Menlu sedang melakukan tur kunjungan ke beberapa negara di Afrika Utara untuk membawa misi ekonomi. Sebelum tiba di Maroko, Retno telah berkunjung ke Aljazair dan Tunisia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kunjungi Sido Muncul, Delegasi Taiwan Jajaki Kerja Sama Tanaman Obat dan Herbal
-
UEFA Ancam FIFA Lewat Jalur Hukum Terkait Keuntungan Piala Dunia
-
DPRD DKI Kaji Aturan Pajak Kendaraan Listrik untuk Tambah PAD Potensi Rp4 Triliun
-
Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219
-
Pedagang dan Distributor Pertanian se-Sumbar Bentuk Asosiasi, Perkuat Sinergi Usaha.
-
Pemprov Sulsel Kembangkan Gerakan GOM Optimalkan Platform Bajubodo
-
Gapki dan Forwatan Dorong Komunikasi Berbasis Data
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.