Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Lonjakan Covid-19, Dishub DKI Minta Masyarakat Pakai Masker Saat di Dalam Bus

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 04:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Covid-19, Dishub DKI Minta Masyarakat Pakai Masker Saat di Dalam Bus Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo meminta masyarakat tetap memakai masker di dalam bus selama perjalanan liburan natal dan tahun baru untuk mencegah penularan COVID-19 di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/12/2023) malam.

Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo meminta masyarakat memakai masker saat beradadi dalam bus atau angkutan umum selama perjalanan liburan Natal dan tahun baru untuk mencegah penularan COVID-19.

"Tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker pada saat berada dalam bus," kata Syafrin kepada masyarakat yang menunggu bus di Terminal Tanjung Priok Jakarta Utara, Sabtu.

Syafrin menyebut tidak ada kewajiban membawa hasil tes usap(swab test) saat bepergian dengan bus dari terminal bus di Jakarta, mengingat penanganan COVID-19 yang disebabkan varian JN.1 masih terkendali.

Kendati, di Terminal Bus Tanjung Priok terdapat layanan pemeriksaan kesehatan dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara kepada calon penumpang, sebagaimana yang diberikan sebelumnya kepada pengemudi bus antarkota antarprovinsi. Yaitu, pemeriksaan tensi darah.

Selain itu, tidak ada pembatasan kapasitas penumpang di dalam bus, sebagaimana yang pernah diterapkan saat pencegahan penularan COVID-19 varian sebelumnya, seperti delta hingga omicron.

Dengan menggunakan masker selama perjalanan, masyarakat diajak menjaga diri sendiri dan orang lain agar tidak terpapar sakit ketika ada penumpang yang terjangkit oleh COVID-19 varian JN.1.

Hingga Jumat (22/12) pagi hingga malam, Terminal Bus Tanjung Priok terus dipadati calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan liburan Natal dan tahun baru.

Peningkatan penumpang diperkirakan antara 15 hingga 20 persen dibandingkan Jumat biasanya.

Calon penumpang bus waktu pagi, menurut Kepala Terminal Bus Tanjung Priok Muzofar Surya Alam, lebih dominan yang menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur.

Sedangkan mulai pukul 19.00 WIB, rata-rata para pelaku perjalanan di Terminal Bus Tanjung Priok lebih banyak ke Jawa Barat.

Muzofar mengatakan estimasi jumlah penumpang di Terminal Bus Tanjung Priok pada Sabtu akan meningkat dua kali lipat dari 877 orang pada Jumat (22/12) pukul 17.00 WIB.

"Hingga pukul 17.00 WIB, 877 penumpang diberangkatkan menggunakan 38 bus antar kota antar provinsi dan tidak ada bus yang kosong," kata Muzofar.

Muzofar memperkirakan arus mudik akan menurun pada 2 Januari 2024, di mana hari berikutnya atau pada 3 Januari 2024 dimulai lonjakan arus balik (pelaku perjalanan dari daerah menuju Jakarta).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.