Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Ida Fauziyah Apresiasi Capaian Kinerja BPJS Ketenagakerjaan

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menaker Ida Fauziyah Apresiasi Capaian Kinerja BPJS Ketenagakerjaan Doc: ANTARA/HO-Kemnaker
Ket. Menaker Ida Fauziyah memberikan sambutan dalam Silaturahmi Ulang Tahun ke-46 BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (15/12/2023) malam.

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi capaian kinerja BPJS Ketenagakerjaan, khususnya terkait kepesertaan yang telah melampaui angka 40 juta peserta aktif.

"Saya apresiasi atas seluruh kerja yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan, alhamdulillah perkembangan kepesertaan cukup tajam," ujar Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/12).

Pada Malam Silaturahmi Ulang Tahun ke-46 BPJS Ketenagakerjaan, Menaker mengatakan bahwa kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan Indonesia tengah mengalami perbaikan.

Hal ini terlihat dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia per Agustus 2023 sebesar 5,37 persen, turun 6,77 persen dibandingkan Agustus 2022 sebesar 5,86 persen. Dengan turunnya TPT tersebut, maka semakin banyak angkatan kerja yang masuk ke pasar kerja atau bekerja.

Oleh karena itu, Ida Fauziyah berpesan kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan semua pekerja yang masuk ke pasar kerja ataupun bekerja agar terlindungi program-program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

"Semakin tinggi angkatan kerja kita masuk ke pasar kerja ini menjadi tantangan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," tuturnya.

Selain pasar kerja dalam negeri, Ida mengatakan bahwa potensi masyarakat Indonesia untuk bekerja ke luar negeri juga meningkat seiring meningkatnya peluang kesempatan kerja di luar negeri.

Ia mencontohkan dengan Jepang yang tengah mengalamiageing societyyang menyebabkan negara tersebut membutuhkan pekerja asing dalam jumlah besar.

Melalui kerja sama yang dijalin dengan Indonesia, Jepang pun menargetkan dapat menyerap 100 ribu pekerja migran Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

"Begitu besarnya peluang kerja kita di luar negeri, saya ingin sampaikan bahwa itu tantangan yang harus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja migran kita dengan program-program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.