• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kecerdasan Organoid Lebih ...

Kecerdasan Organoid Lebih Pintar dari 'AI'

Jumat, 15 Des 2023, 06:25 WIB

Masa depan dimana komputer ditenagai oleh sel-sel otak yang dikembangkan di laboratorium, mungkin bakal segera terwujud. Ketika dunia terpesona oleh kemajuan terbaru dalam kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), para peneliti di Universitas Johns Hopkins telah mengidentifikasi bentuk kecerdasan baru yaitu kecerdasan organoid (organoid intelligence/OI).

Organoid adalah kultur jaringan tiga dimensi yang umumnya berasal dari sel induk berpotensi majemuk manusia. Apa yang tampak seperti gumpalan sel dapat direkayasa agar berfungsi seperti organ manusia, mencerminkan karakteristik struktural dan biologis utamanya.

Ket. Foto: — Sumber: afp

William A Haseltine seorang ilmuwan, yang pernah menjadi profesor di Harvard Medical School dan Harvard School of Public Health, menulis, di bawah kondisi laboratorium yang tepat, instruksi genetik dari sel induk yang disumbangkan memungkinkan organoid mengatur dirinya sendiri, dan tumbuh menjadi semua jenis jaringan organ, termasuk otak manusia.

Meskipun ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah, organoid otak telah digunakan untuk memodelkan dan mempelajari penyakit neurodegeneratif selama hampir satu dekade. Penelitian yang muncul kini mengungkapkan bahwa sel-sel otak yang dikembangkan di laboratorium mungkin mampu belajar.

Tim peneliti dari Melbourne baru-baru ini melaporkan bahwa mereka melatih 800.000 sel otak untuk memainkan permainan komputer. Ketika bidang penelitian ini terus berkembang, para peneliti berspekulasi bahwa apa yang disebut "kecerdasan dalam sebuah cawan laboratorium" mungkin mampu mengungguli kecerdasan buatan.

"Kecerdasan secara luas didefinisikan sebagai kemampuan untuk memperoleh, menyimpan dan menerapkan informasi. Ini adalah salah satu ciri utama yang menentukan pengalaman manusia. Melaksanakan tugas apa pun memerlukan tingkat kecerdasan tertentu terlepas dari kesadaran atau kesadaran diri," tulis Haseltine di lamanForbes.

PlatformchatbotAI sepertiChatGPTmisalnya, dapat merespons penggunanya secarareal-timedengan respons yang dikurasi, namun tingkat kecerdasannya terikat oleh algoritma berbasis data. Kesimpulannya adalah komputer pada dasarnya tidak bisa "berpikir" atau "merasa" sendiri.

Demikian pula organoid otak yang mampu belajar melakukan tugas, namun tidak ada bukti bahwa mereka mampu melakukan kesadaran. Ketika mengacu pada kecerdasan buatan atau organoid, harus berhati-hati untuk tidak memproyeksikan kemampuan berpikir dan perasaan unik manusia ke dalamnya. Kecerdasan saja tidak cukup untuk perasaan subjektif dari kesadaran.

"Namun, baik kecerdasan buatan maupun organoid, keduanya merupakan alat yang berguna untuk meningkatkan efisiensi. Kecerdasan buatan dapat melakukan perhitungan, memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi, dan memfasilitasi otomatisasi tugas-tugas manual," tutur Haseltine.

Meskipun AI dapat memproses informasi jauh lebih cepat daripada otak manusia, AI memiliki keterbatasan. Teknologi AI saat ini terbatas pada pemrosesan sekuensial, dan oleh karena itu, hanya unggul dalam tugas-tugas yang dapat diselesaikan secara kronologis, seperti matematika. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.