Pendanaan Alternatif Atasi Masalah 'Funding Gap'
Kamis, 14 Des 2023, 08:43 WIBJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong adanya berbagai inovasi sebagai alternatif pembiayaan infrastruktur demi mewujudkan Visium 2030 Kementerian PUPR.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam pelaksanaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di Kementerian PUPR, beberapa isu yang dihadapi antara lain keterbatasan APBN untuk membiayai pembangunan infrastruktur, khususnya bidang PUPR.
"Dari 2020 hingga 2024, Kementerian PUPR membutuhkan anggaran sebesar 2.058 triliun rupiah. Dengan kapasitas APBN hanya sebesar 623 triliun rupiah, sehingga terdapat funding gap sebesar 70 persen yang perlu dipenuhi dengan memanfaatkan sumber pendanaan alternatif," kata Basuki di Jakarta, Rabu (13/12).
Karena itu, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) berupaya menjawab tantangan alternatif pembiayaan infrastruktur tersebut melalui inovasi 3 Bold Actions, sebagai terobosan untuk menutup funding gap infrastruktur. Inovasi tersebut dikemas dalam CreatIFF (Creative Infrastructure Financing) 2023, yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian PUPR, Rabu (13/12).
Tiga langkah tersebut mencakup Fast track atau percepatan KPBU, optimalisasi kepastian berinvestasi melalui inovasi dukungan dan penjaminan pemerintah, serta integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada proyek KPBU bidang PUPR.
CreatIFF 2023 dihadiri oleh narasumber dari BPK, Kementerian Keuangan, Indonesia Investment Authority (INA), Kemitraan Indonesia Australia Untuk Infrastruktur (KIAT), PT Moya Indonesia Holdings, serta PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Diskusi memberikan insight mengenai penerapan Three Bold Actions dalam skema KPBU pada pembangunan infrastruktur PUPR.
"Atas penerapan 3 Bold Actions, BPK merekomendasikan Kementerian PUPR untuk terus memperhatikan koordinasi, pengawasan internal, kinerja layanan dan alokasi risiko, regulasi dan koherensi. Kami mengharapkan, dengan penerapan Three Bold Actions seluruh proses pelaksanaan berjalan lebih lancar," ujar Kepala Auditorat IV A BPK Padang Pamungkas.
- Proyek Infrastruktur
- Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
- Basuki Hadimuljono
- Pendanaan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Rubio Sebut Sanksi Baru Bisa Diberlakukan ke Russia Jika Tak Serius Berunding
-
Charlotte Hornets Hajar Indiana Pacers 133-109
-
Pemerintah Bahas Skema Pendanaan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, Siapkan Rp400 Triliun!
-
Tak Perlu Waswas! Upah Batch I Magang Nasional 2025 Cair Tepat Waktu
-
Kemenko: IEU-CEPA Buka Peluang Kerja Sama Perdagangan Adil dan Berkelanjutan
-
Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80
-
Ganda Aldila/Janice Sukses Melaju ke Babak 16 Besar Madrid Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.