Harga Minyak Mentah Naik karena Kekhawatiran Pasokan Timur Tengah
Kamis, 14 Des 2023, 10:28 WIBSINGAPURA - Harga minyak naik di awal perdagangan Asia pada Kamis (14/12), memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya menyusul penarikan mingguan yang lebih besar dari perkiraan dari penyimpanan minyak mentah AS dan sinyal dari Federal Reserve AS akan mulai menurunkan biaya pinjaman pada 2024.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman konsumen, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak. Berita tersebut juga membuat dollar melemah, sehingga harga minyak menjadi lebih murah bagi pembeli asing.
Minyak Brent berjangka naik 46 sen, atau 0,6 persen, menjadi menetap di 74,72 dollar AS per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 48 sen, atau 0,7 persen, menjadi menetap di 69,95 dollar AS.
Pasar menguat pada sesi terakhir di tengah kekhawatiran mengenai keamanan pasokan minyak Timur Tengah setelah serangan kapal tanker di Laut Merah.
Sebuah kapal tanker di Laut Merah lepas pantai Yaman ditembaki oleh orang-orang bersenjata di sebuah speedboat dan menjadi sasaran rudal, insiden terbaru yang mengancam jalur pelayaran setelah pasukan Houthi Yaman memperingatkan kapal-kapal tersebut untuk tidak melakukan perjalanan ke Israel.
Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan perusahaan-perusahaan energi menarik cadangan minyak mentah sebanyak 4,3 juta barel lebih besar dari perkiraan selama pekan yang berakhir 8 Desember karena penurunan impor.
Dalam laporan bulanannya, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menyalahkan penurunan harga minyak mentah terbaru akibat "kekhawatiran berlebihan" terhadap pertumbuhan permintaan minyak.
Kontrak berjangka Brent telah turun sekitar 10 persen sejak OPEC+ mengumumkan putaran baru pengurangan produksi pada 30 November. OPEC+ mencakup OPEC dan sekutunya seperti Rusia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan
-
Harga Minyak Dunia Anjlok, Jeda Ketegangan AS-Iran Picu Harapan Baru di Selat Hormuz
-
KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 46 Penumpang Selamat, 23 Masih Dicari Tim SAR
-
Harga Minyak Mentah Naik Akibat Serangan AS-Iran, Saham Anjlok setelah Pidato Warsh
-
TPA Pakusari Jember Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok yang Belum Padam.
-
Cegah Jatuh Korban, Uni Eropa Serukan Pengetatan Perbatasan Usai Krisis Imigran di Ceuta
-
Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.