Gerak Cepat, KPU Jabar Manfaatkan Medsos Sosialisasi Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Kamis, 14 Des 2023, 06:17 WIB

Cirebon - Gerak cepat, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) memanfaatkan seluruh sarana media sosial (medsos) untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi pemilih Pemilu 2024 agar tercapai target 85persen pada Pemilu 2024.

"Kami optimistis target partisipasi 85 persen ini akan mudah tercapai," kata Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni di Cirebon, Jawa Barat, Rabu.

Ket. Foto: KPU Jabar menggelar bimbingan teknis kepada pegawai sekretariat dan tenaga pendukung panitia pemilihan kecamatan (PPK) se-Jabar di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12/2023). — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman

Ummi menjelaskan cara tersebut cukup efektif menjangkau semua lapisan masyarakat di Jabar, khususnya para pemilih pemula agar teredukasi untuk menggunakanhak pilihnya.

Para pemilih pemula, kata dia, cenderung lebih adaptif menggunakan media sosial di sela aktivitas setiap hari. Oleh karena itu KPU Jabar selalu mengedepankan edukasi terkait Pemilu 2024 secara daring.

"Kita memanfaatkanmedia sosial yang hari ini menyasar pada pemilih pemula karena pemilih pemula kita (di Jabar) itu, partisipasi pemilih 43 persen padapemilu sebelumnya," ujarnya.

Dia mengemukakan KPU Jabar pun menerapkan beberapa strategi lain untuk mendongkrak partisipasi pemilih di wilayahnya, salah satunya menjalin sinergisitas denganstakeholderdemi memasifkan distribusi informasi terkait pemilu kepada masyarakat.

"Kita bersinergi dengan beberapastakeholderuntuk menyisir 27 kabupaten dan kota di Jabar karenajumlah pemilihnya banyak, geografinya luas. Jadi hal ini yang sedang kita lakukan," tuturnya.

Dia menyebutkan pulaKPU Jabar telah menginstruksikan seluruh sekretariat dan tenaga pendukung panitia pemilihan kecamatan (PPK) melalui bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas kinerja agarpelaksanaan Pemilu 2024 di seluruh pelosok Jabar berjalan lancar dengan partisipasi pemilih padaangka 85 persen.

"Kalaukita hitung jumlah penyelenggara kita saja totalnya hampir 1,3 juta. Artinya kalau semua bersinergi dengan semuastakeholder, target itu bisa tercapai," ujarnya.

Sementara itu Komisioner sekaligus Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jawa Barat Hari Nazaruddin memastikan pengadaan logistik pemilu untuk semua kabupaten dan kotadi Jabar sudah berjalan sesuai jadwal.

Hari menuturkan pada tahap pertama penyaluran logistik berupa kotak suara, bilik suara, segel, tinta dan segel plastik sudah terdistribusike gudang penyimpanan logistik pemilu.

"Kita sudah mengecek di semua gudang yang ada di kabupaten/kota, semuanyaclear100 persen sesuai dengan prinsip pengadaan logistik," ucapnya.

Selanjutnya, kata dia, seluruh KPU di Jabar akan menerima pengiriman logistik pemilu tahap kedua dengan pengadaan barang seperti surat suara danformulir.

"Untuk surat suara (pemilihan legislatif) di sembilan kota atau kabupaten sudah masuk, termasuk di Kota Cirebon. Lainnya semua lagi produksi, nanti didistribusikan," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.