Dinkes: Jumlah DBD di Belitung Capai 428 Kasus

Kamis, 14 Des 2023, 17:42 WIB

BELITUNG- Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di daerah itu hingga November mencapai sebanyak 428 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Belitung, Sri Agustini di Tanjung Pandan, Kamis, mengatakan jumlah kasus DBD saat ini mencapai 428 kasus atau terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya dari 194 kasus.

"Kami mencatat jumlah kasus DBD di Belitung sampai November 2023 mencapai sebanyak 428 kasus dengan delapan angka kematian," katanya.

Peningkatan kasus DBD dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti, peralihan musim dari kemarau penghujan serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Peningkatan jumlah kasus DBD disebabkan adalah faktor cuaca karena ini merupakan fase pancaroba peralihan dari musim kemarau penghujan dan memang biasanya terjadi peningkatan kasus DBD," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sri, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal masih rendah sehingga memicu kenaikan kasus DBD.

"Kami sayangkan sekali kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masih rendah sehingga kami telah mengeluarkan dua kali surat imbauan kewaspadaan dini terhadap DBD," katanya.

Oleh karena itu, guna menekan peningkatan kasus DBD pihaknya mengajak masyarakat untuk melaksanakan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

"Karena cara yang efektif menekan kasus DBD adalah memberantas sarang nyamuk bukan dengan melakukan fogging atau pengasapan," ujarnya.

Dinkes Belitung mengajak masyarakat bergotong-royong menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal, membuat saluran limbah agar air tidak tergenang di pekarangan rumah, dan jangan menggantungkan pakaian di belakang pintu kamar yang dapat menjadikan tempat berlindung nyamuk.

Selanjutnya adalah melaksanakan gerakan 3 M plus yakni mengubur barang-barang bekas, menutup semua tempat penampungan air, menguras dan membersihkan tempat-tempat penampungan air seminggu sekali dan menaburkan bubuk abate di tempat-tempat penampungan air yang berada di luar rumah.

"Jangan sampai ada genangan air di sekeliling rumah karena itu akan menjadi tempat bertelurnya nyamuk Aedes Aegypti atau nyamuk demam berdarah," katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Opik

Berita Terbaru

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.