- Home
-
- Luar Negeri
-
- Startup AI Prancis Mistral...
Startup AI Prancis Mistral AI Berhasil Kumpulkan Dana 414 Juta Dollar AS
Senin, 11 Des 2023, 08:23 WIBPARIS - Perusahaan rintisan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) asal Prancis, Mistral AI, pada Minggu (10/12) mengumumkan bahwa mereka telah mengumpulkan dana sebesar 385 juta euro (414 juta dollar AS), menjadikannya salah satu dari dua pemimpin AI di Eropa.
Didirikan pada bulan Mei oleh industri kelas berat, Mistral telah mengumpulkan 105 juta euro pada bulan Juni.
Di antara perusahaan-perusahaan AI Eropa, hanya Aleph Alpha dari Jerman yang berhasil mendatangkan dana sebanyak itu, dengan mengumpulkan hampir 500 juta euro pada awal November.
Pembiayaan putaran kedua ini, dipimpin oleh dana California Andreessen Horowitz, menilai Mistral sebesar 2 miliar euro, menurut sumber keuangan, sehingga menjadikannya unicorn teknologi Prancis, dengan penilaian lebih dari satu miliar euro.
CEO Mistral Arthur Mensch mengatakan, temuan baru ini menandai "langkah besar dalam percepatan kami".
Kemunculan pemain-pemain AI di Eropa terjadi ketika Uni Eropa berupaya mengamankan regulasi sektor ini di masa depan, tanpa membatasi inovasi di wilayah tersebut.
Negara-negara anggota UE dan anggota parlemen pada Jumat mencapai kesepakatan tentang bagaimana merancang peraturan yang mengatur model AI.
Prancis dan Jerman pada awalnya khawatir bahwa peraturan yang berlebihan akan membuat para juara baru mereka tertatih-tatih.
Di antara pendukung Mistral adalah beberapa raksasa teknologi Amerika termasuk penerbit perangkat lunak Salesforce dan juga, menurut sumber industri, grup Nvidia, pemimpin global dalam chip superkomputer.
Mobilisasi para pemain terbesar di Silicon Valley mencerminkan antusiasme yang dihasilkan Mistral hanya dalam delapan bulan keberadaannya.
Media AS telah menyebutnya sebagai pesaing potensial OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT.
Seperti banyak pesaingnya, Mistral, yang memiliki 22 karyawan, menawarkan model bahasa sumber terbuka kepada perusahaan yang menggunakan data publik.
Tiga pendirinya yang berasal dari Prancis adalah CEO Mensch (31) bersama Guillaume Lample dan Timothee Lacroix, semuanya memiliki pengalaman di perusahaan teknologi besar AS, termasuk Meta.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Upacara Terakhir SD Kanisius Babadan Sebelum Libur
-
IKAL-Lemhannas: Tangkal Ideologi Transnasional, Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Harus Diperkuat
-
Intip Detik-Detik OTT Pembuang Sampah di Jagakarsa: Terciduk Basah oleh Kamera Petugas
-
Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
BEI Bidik Startup dan Industri Kreatif Ramaikan Bursa Saham
-
Evakuasi Jenazah Dua WNA Austria yang Terjatuh dari Jembatan Gantung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.