PDIP Programkan KTP Sakti untuk Kesejahteraan Rakyat
Senin, 11 Des 2023, 01:01 WIBLEBAK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) memprogramkan KTP Sakti untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat jika pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Kita bekerja keras untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam safari politik bertempat di Gedung As-Sakinah Kabupaten Lebak, Minggu (10/12).
Program KTP Sakti, kata Hasto singkatan dari Satu Kartu Terpadu Indonesia, sehingga rakyat miskin lebih mudah untuk menerima bantuan jaminan sosial.
Penyaluran program KTP Sakti tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin penerima manfaat.
Mereka hanya menyertakan KTP Sakti dapat menerima Kartu Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu PKH juga ada program satu keluarga satu sarjana, beras miskin (raskin).
"Untuk mendapatkan program bantuan jaminan sosial itu tentu cukup menunjukkan KTP Sakti sehingga pelayanan mudah dan tidak repot-repot," jelasnya.
Menurut dia, program KTP Sakti untuk rakyat miskin tidak perlu banyak kartu, karena nantinya dengan satu data secara terintegrasi dengan pusat data.
Sebab, program KTP Sakti itu merupakan komitmen pemerintah terhadap rakyatnya, sehingga wajib diberikan pelayanan yang lebih mudah dan tidak boleh berbelit-belit.
"Kami minta kader di Lebak dan Banten dapat mengampanyekan KTP Sakti ke masyarakat untuk kemenangan pasangan Ganjar-Mahfud yang berkomitmen untuk pemenuhan hak rakyat Indonesia," katanya.
Sementara itu, calon anggota DPR RI dari PDIP Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan pihaknya menargetkan elektoral suara untuk pasangan Ganjar-Mahfud MD untuk Kabupaten Lebak sekitar 60 persen.
Karena itu, pihaknya berjuang untuk kemenangan PDIP dan pasangan capres dan cawapres Ganjar - Mahfud agar terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2024-2029.
Saat ini, ujar dia , program PDIP cukup jelas untuk membangun kesejahteraan rakyat dengan menggulirkan program KTP Sakti, sehingga dapat meningkatkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.
Yakin Netal
Dalam kesempatan itu, Hasto Kristiyanto mempercayai kepolisian, TNI, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersikap netral pada Pilpres 2024.
"Bapak Ganjar Pranowo itu adalah manusia biasa dan ayahnya seorang pensiunan polisi. Maka, kami percaya Polri, TNI, KPU, dan Bawaslu akan netral. Jangan korbankan institusi dengan rekam jejak panjang dengan punya loyalitas buta. Polri, TNI, dan institusi negara lainnya loyalitasnya pada rakyat Indonesia," katanya.
Dalam konsolidasi itu dihadiri 1.000 pengurus dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Serang.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
WALHI Kalbar Temukan 1.316 Titik Panas Karhutla di Lahan Gambut Sepanjang Februari 2026
-
Karya Lokal Mendunia, Ekspor Fesyen–Kriya Tembus Rp476 Triliun
-
Hari MRT 2026: Tarif Naik MRT Jakarta Hanya Rp243 pada 24 Maret
-
Indonesia Kontra Malaysia, Ubed Turun Pertama, Ginting Ketiga
-
Alumni Penerima Beasiswa LPDP Tak Bangga Jadi Orang Indonesia, Kemenkeu Harap untuk Hormati Rakyat Indonesia karena Itu Uang Rakyat
-
Purbaya: OTT Jadi Alarm Keras Reformasi Pajak dan Bea Cukai
-
Bazar Ramadan Lebak Bulus: Upaya Pemprov DKI Majukan UMKM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.