Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IMF Merevisi Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok

📅 Senin, 11 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
IMF Merevisi Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Doc: Sumber: Biro Statistik Nasional Tiongkok - KJ/ONES

WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) pada pekan lalu di Washington merevisi kembali proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2023 dan 2024.

IMF dalam perkiraan terbaru itu memproyeksikan perekonomian Tiongkok akan memenuhi target pertumbuhan ekonomi pemerintah pada 2023 sekitar 5 persen.

"Itu mencerminkan pemulihan setelah Covid-19," kata juru bicara IMF, Julie Kozack, menanggapi pertanyaan dari Xinhua dalam sebuah konferensi pers seperti dikutip dari Antara.

Tim IMF juga telah berdiskusi dengan para pejabat Tiongkok terkait Konsultasi Pasal IV 2023. IMF mengumumkan pada awal November lalu pihaknya telah menaikkan proyeksi ekonomi Tiongkok pada 2023 menjadi 5,4 persen dari sebelumnya 5,0 persen, dan untuk 2024 menjadi 4,6 persen dari 4,2 persen, Lebih tinggi jika dibandingkan dengan World Economic Outlook yang dirilis pada Oktober 2023.

Dia mencatat bahwa dalam jangka menengah, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan melambat lebih lanjut, yang mencerminkan populasi yang menua serta melambatnya pertumbuhan produktivitas.

"Kami juga melihat bahwa Tiongkok memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan jangka menengah melalui reformasi struktural guna mendorong produktivitas dan meningkatkan partisipasi angkatan kerja.

Direktur Indef, Tauhid Ahmad, yang diminta pendapatnya mengatakan proyeksi peningkatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2024 dari sebelumnya 4,5 persen menjadi 5 persen adalah kabar gembira untuk Indonesia. Sebab, Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. Di tengah perlambatan ekonomi dunia, kabar pertumbuhan Tiongkok adalah kabar sangat baik bagi Indonesia.

"Kita tentu senang. Tiongkok adalah negara tujuan utama ekspor kita, nomor satu. Peran Tiongkok di 2023 sangat besar, ekspor kita ke sana hampir sekitar 45 miliar dollar AS selama periode Januari- September 2023," kata Tauhid.

Padahal, ekspor Indonesia ke seluruh dunia di saat yang sama mengalami kontraksi lebih dari 20 persen, tapi ekspor ke Tiongkok terus terjaga sehingga jika tahun depan pertumbuhan ekonomi naik maka hal itu akan makin menolong neraca ekspor Indonesia.

Struktur ekspor Indonesia ke Tiongkok juga makin menggembirakan karena ada peran hilirisasi sehingga ada nilai tambah yang dinikmati Indonesia.

"Besi baja, olahan nikel. Jadi kalau konsisten hilirisasi, nanti struktur ekspor kita ke Tiongkok akan berubah tidak hanya bahan mentah, tapi produk-produk hilirisasi. Semoga kita bisa memanfaatkan penguatan Tiongkok tahun depan untuk menyelamatkan ekonomi di Tanah Air yang masih ada tekanan ekternal suku bunga AS dan juga di dalam negeri ada proses transisi politik," papar Tauhid.

Mengalir ke Berbagai Negara

Dalam kesempatan lain, Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan dirinya optimistis Tiongkok bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, karena ekspor produk negara ekonomi terbesar kedua dunia itu hampir mengalir ke semua negara.

Begitu juga sektor pariwisata yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Banyak wisatawan mancanegara datang ke Tiongkok, baik untuk urusan bisnis maupun untuk sekadar melancong. Tiongkok juga diuntungkan dengan biaya tenaga kerja dan promosi investasi yang murah sehingga investasi mengalir ke negara mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.