Peraih Nobel Perdamaian Mohammadi Kembali Mogok Makan di Penjara Iran

Minggu, 10 Des 2023, 08:46 WIB

OSLO - Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Narges Mohammadi (51) akan kembali melakukan mogok makan di sel penjaranya di Iran saat hadiah tersebut diberikan di Oslo pada Minggu (10/12), kata keluarganya pada Sabtu (9/12).

Mohammadi, yang berkampanye menentang wajib mengenakan jilbab dan hukuman mati di Iran, akan melakukan mogok makan "sebagai solidaritas" dengan agama minoritas Baha'i, kata saudara laki-laki dan suaminya pada konferensi pers di ibu kota pada malam penganugerahan penghargaan Nobel.

Ket. Foto: Aktivis perempuan Iran Narges Mohammadi. — Sumber: Radio Free Europe

"Dia tidak berada di sini bersama kami hari ini, dia berada di penjara dan dia akan melakukan mogok makan sebagai bentuk solidaritas dengan agama minoritas, namun kami merasakan kehadirannya di sini," kata adik laki-lakinya, Hamidreza Mohammadi, dalam pernyataan pembukaan singkat.

Suami Mohammadi, Taghi Rahmani, menjelaskan pemogokan itu merupakan bentuk solidaritas terhadap agama minoritas Baha'i, yang dua tokohnya, Mahvash Sabet dan Fariba Kamalabadi, dipenjara mulai menolak makanan.

"Dia berkata 'Saya akan memulai mogok makan pada hari saya dianugerahi hadiah ini, mungkin dunia akan mendengar lebih banyak tentang hal ini'," jelasnya.

Komunitas agama minoritas terbesar di Iran, komunitas Baha'i, menjadi sasaran diskriminasi di banyak bidang masyarakat, menurut perwakilannya.

Mohammadi sudah melakukan mogok makan selama beberapa hari pada awal November untuk mendapatkan hak dipindahkan ke rumah sakit tanpa menutupi kepalanya.

Dia dianugerahi hadiah Nobel pada bulan Oktober "atas perjuangannya melawan penindasan terhadap perempuan di Iran".

Ditangkap 13 kali, dijatuhi hukuman lima kali dengan total 31 tahun penjara dan 154 kali cambukan, Mohammadi telah menghabiskan sebagian besar waktunya selama dua dekade terakhir keluar masuk penjara.

Narges Mohammadi adalah salah satu wanita yang mempelopori pemberontakan "Perempuan, Kehidupan, Kebebasan", yang mencakup protes selama berbulan-bulan di seluruh Iran yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini (22) dalam tahanan pada September 2022, yang ditangkap karena diduga mencemooh aturan berpakaian yang ketat untuk wanita.

Orang tua Mahsa Amini dan saudara laki-lakinya - yang seharusnya menerima Hadiah Sakharov, yang diberikan secara anumerta kepada wanita muda tersebut pada upacara paralel di Prancis pada hari Minggu - dilarang meninggalkan Iran, kata pengacara mereka di Prancis kepada AFP pada Sabtu.

Mohammadi ditahan sejak 2021 di penjara Evin di Teheran. Ia akan diwakili oleh anak kembarnya yang berusia 17 tahun, Ali dan Kiana, yang akan menerima penghargaan hadiah tersebut. Keduanya tinggal di pengasingan di Prancis sejak 2015 dan tidak bertemu ibu mereka selama hampir sembilan tahun.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.