FAO: Peternakan Menghasilkan 12% Gas Rumah Kaca Manusia

Sabtu, 09 Des 2023, 01:09 WIB

ROMA - Organisasi Pangan dan Pertanian PBB atau Food And Agriculture Organization (FAO), pada Jumat (8/12), mengatakan, peternakan bertanggung jawab atas 12 persen emisi gas rumah kaca yang disebabkan oleh manusia dan dampaknya akan meningkat seiring dengan meningkatnya konsumsi daging.

Dikutip dari Barron, untuk mengurangi emisi, badan yang berbasis di Roma itu dalam sebuah laporan menyerukan peningkatan produktivitas seluruh rantai produksi, penyesuaian pakan ternak, dan peningkatan kesehatan hewan.

Ket. Foto: Antara/Xinhua/Michael Tewelde — Sumber: istimewa

Laporan tersebut juga menyarankan upaya untuk mengurangi konsumsi daging di negara-negara kaya, namun dikatakan bahwa dampaknya akan terbatas.

Sapi bertanggung jawab atas 62 persen emisi yang terkait dengan peternakan, diikuti oleh babi sebesar 14 persen, unggas sembilan persen, kerbau delapan persen, dan domba dan kambing tujuh persen.

Jika dilihat dari produk akhir, produksi daging menyumbang 67 persen, mengungguli susu sebesar 30 persen dan telur sebesar tiga persen.

Emisi langsung dari peternakan, yang berasal dari perut kembung dan kotoran hewan, mewakili 60 persen dari total emisi, dan sisanya berasal dari emisi tidak langsung seperti produksi pestisida dan pupuk untuk pakan ternak, transportasi, dan pembukaan hutan untuk dijadikan padang rumput dan peternakan kedelai.

"Konsumsi daging cenderung meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi, meskipun dalam beberapa kasus hal ini terhambat oleh kekhawatiran terhadap iklim, kesehatan dan kesejahteraan hewan," kata FAO.

Namun, pertumbuhan populasi dunia kemungkinan akan mendorong peningkatan konsumsi protein hewani sebesar 21 persen antara tahun 2020 dan 2050.

FAO mengatakan, cara paling efisien untuk mengurangi emisi adalah dengan meningkatkan produktivitas di seluruh rantai pasokan, misalnya menggunakan berbagai teknik untuk meningkatkan jumlah susu per sapi atau mengirim hewan untuk disembelih pada usia yang lebih rendah.

Mengurangi konsumsi daging akan mempunyai dampak yang terbatas jika makanan tersebut digantikan oleh sayuran non-musiman yang ditanam di rumah kaca atau diangkut melalui udara.

"Sapi yang dipelihara di lahan yang luas di AS cenderung menghasilkan emisi yang lebih sedikit dibandingkan sapi yang dipelihara di Afrika sub-Sahara," kata laporan tersebut.

"Hal ini bukan untuk mendorong intensifikasi di wilayah-wilayah ini dengan cara apa pun, melainkan untuk menganjurkan pembelajaran dari sistem dengan intensitas emisi yang relatif lebih rendah," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.