Tren Positif Bakal Berlanjut

Jumat, 08 Des 2023, 09:24 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatannya, jelang akhir pekan ini, meskipun bersifat terbatas. Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sentimen internal dan eksternal.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG dalam perdagangan, Jumat (8/12) bergera menguat terbatas di kisaran 7.064-7.122. Menurutnya, IHSG akan dipengaruhi rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan penjualan ritel Indonesia serta pergerakan harga komoditas dan nilai tukar rupiah.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/12) sore, ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG ditutup menguat 47,22 poin atau 0,67 persen ke posisi 7.134,62. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,64 poin atau 0,92 persen ke posisi 945,44.

"IHSG dan bursa regional Asia terseret di zona merah, pelaku pasar cenderung berhati-hati karena Moody's memberikan peringatan penurunan peringkat pada perusahaan-perusahaan milik negara dan bank-bank Tiongkok pada Rabu (06/12), sehari setelah mereka memangkas prospek peringkat kredit pemerintah negara tersebut," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya ujar di Jakarta, kemarin.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir November 2023 tercatat senilai 138,1 miliar dollar Amerika Serikat (AS), atau meningkat dibandingkan posisi akhir Oktober 2023 yang senilai 133,1 miliar dollar AS.

Dari mancanegara, lembaga pemeringkat utang Moody's Investor Services memangkas prospek peringkat utang pemerintah Tiongkok dari stabil menjadi negatif, yang mana pasar tentunya bereaksi mengingat Tiongkok merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Penurunan tingkat peringkat utang itu akan memberikan dampak negatif terhadap pemulihan ekonomi Tiongkok, yang mana membuat para pelaku pasar cenderung berhati-hati berinvestasi di Tiongkok.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.