Khofifah Tekankan Pembangunan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas
Selasa, 05 Des 2023, 06:55 WIBGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pembangunan yang inklusif dengan berbagai program sosial dan ekonomi untuk para penyandang disabilitas. Menurut dia pembangunan inklusif sejalan dengan tema Hari Disabilitas Internasional 2023 yaituBersatu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan untuk, dengan, dan oleh penyandang disabilitas.
"Pembangunan di Jatim telah menuju ke arah sana (inklusif). Salah satunya dengan pembangunan dan renovasi infrastruktur yang menyediakan fasilitas ramah disabilitas di tempat-tempat pelayanan publik," kata Khofifah melalui keterangan tertulis di Surabaya, Minggu (3/12).
Khofifah pun berharap para penyandang disabilitas memiliki derajat kesehatan optimal dengan koordinasi, perencanaan dan pelaksanaan serta evaluasi yang cermat. "Dengan begitu penyandang disabilitas mampu menunjang produktivitas, serta berpartisipasi dalam masyarakat dan pembangunan," ujar dia.
Khofifah mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jatim memiliki tujuh unit pelaksana teknis (UPT) untuk menangani penyandang disabilitas, yang merupakan terbanyak se-Indonesia. Belum lama ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jatim menerima penghargaan sebagai unit pelayanan publik terbaik penyedia sarana prasarana ramah kelompok rentan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Di bidang pendidikan, Khofifah memastikan seluruh sekolah di Jatim telah menjadi inklusif yang akan bergerak menuju penyediaan tenaga pendidik khusus untuk menerima siswa berkebutuhan khusus.
"Selain itu, penyandang disabilitas diprioritaskan dalam aksesibilitas di pusat-pusat layanan kesehatan, termasuk perhatian luar biasa untuk deteksi dini," kata dia.
Khofifah menandaskan pelayanan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas juga senantiasa diselenggarakan pemerintah. Antara lain dengan rehabilitasi, jaminan, pemberdayaan dan perlindungan sosial.
Pemprov Jatim memberi perhatian besar terhadap para penyandang disabilitas dengan menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya alat bantu mobilitas disabilitas sebanyak 2.741 unit. Selain itu juga melakukan asesmen standarisasi pendidikan daerah (ASPD) reguler tiap tahun untuk 4.000 penyandang disabilitas yang masing-masing menerima 3,6 juta rupiah.
Pemprov Jatim juga telah melakukan top-up ASPD triwulan IV untuk 3.367 penyandang disabilitas di 38 kabupaten/kota yang masing-masing mendapatkan 250.000 rupiah.Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Pasaman Barat Diperpanjang hingga 30 Desember 2025
-
Ramadan Sudah Bisa Digunakan, Pembangunan Masjid Negara IKN Hampir Capai 100 Persen
-
Transformasi Dipacu, Danantara Siapkan 21 Jurus Perbaiki BUMN Sakit
-
Wagub Jawa Timur Ajak Warga Nahdliyin Sinergikan Pembangunan Daerah
-
Dukung PSM Versus Persebaya, Wali Kota Makassar Kerahkan Suporter
-
Arsenal Coret Gabriel Jesus dari Skuad Liga Champions, Bocah 15 Tahun Masuk Daftar!
-
BPJS Ketenagakerjaan Gelar IJC, Perkuat Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.