Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan ASDP untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang pada Libur Natal dan Tahun Baru

📅 Selasa, 05 Des 2023, 02:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan ASDP untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang pada Libur Natal dan Tahun Baru Doc: ANTARA/HO-ASDP
Ket. Ilustrasi operasional layanan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoptimalkan sarana dan prasarana penyeberangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, khususnya di lintas utama Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Corporate Secretary PT ASDP Shelvy Arifin mengatakan, peningkatan fasilitas pelabuhan dan juga akselerasi digitalisasi menjadi salah satu fokus utama ASDP untuk menunjang kelancaran arus libur Nataru 2023/2024 ini.

"Optimalisasi layanan tentunya untuk mengantisipasi proyeksi produksi angkutan Nataru atau mobilisasi penumpang di Pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk," katanya di Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan, ASDP bersama pemangku kepentingan terkait memastikan kapasitas angkut dan fasilitas pelayanan memadai, baik dari sarana prasarana maupun kesiapan alur lalu lintas kendaraan.

ASDP memprediksi jumlah penumpang mencapai lebih dari 3 juta orang dan lebih dari 700 ribu unit kendaraan yang akan dilayani angkutan penyeberangan di 10 lintasan dari 12 cabang terpantau nasional.

Tidak hanya itu, puncak jumlah kendaraan kecil atau mobil pribadi pada Nataru diperkirakan akan meningkat kurang lebih 7 persen atau sekitar 16.014 unit di Pelabuhan Merak, sebesar 7,5 persen atau 13.583 unit di Pelabuhan Bakauheni, dan 6 persen atau 8.596 unit di Pelabuhan Ketapang.

Mengantisipasi peningkatan ini, ASDP telah mempersiapkan 49 kapal siap operasi dan 7 pasang dermaga di Lintas Ketapang-Gilimanuk dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang, meliputi Pelabuhan Ketapang dengan 3 MB, 1 Ponton dan 3 Plengsengan. Sedangkan Pelabuhan Gilimanuk dengan 3 MB, 1 Ponton dan 3 Plengsengan.

ASDP juga mempersiapkan Pelabuhan Jangkar di Situbondo untuk memecah distribusi kendaraan.

Adapun pelabuhan ini berjarak kurang lebih 65 km dari Pelabuhan Ketapang dengan waktu tempuh 1 jam 32 menit, sehingga dapat menjadi pelabuhan perbantuan pada saat musim puncak yang melayani lintasan Jangkar - Lembar, Nusa Tenggara Barat dengan waktu tempuh kurang lebih 15 jam.

Persiapan lainnya juga telah direncanakan adalah pengoperasian Dermaga Bulusan di Selatan Pelabuhan Ketapang.

Shelvy menambahkan, ASDP melakukan peningkatan kapasitas dermaga II yang semula 3.000 GRT menjadi 10.000 GRT di Pelabuhan Merak, dan renovasi ruang tunggu penumpang regular di Pelabuhan Bakauheni.

"Peningkatan kapasitas ini memungkinkan kapal dengan daya angkut yang lebih besar dapat sandar. Ruang tunggu yang lebih memadai juga dapat meningkatkan kenyamanan penumpang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.