Berita Gembira, Enam Desa di Lebak Banten Bebas dari Stunting

Sabtu, 02 Des 2023, 00:18 WIB

Lebak - Berita gembira, sebanyak enam desa di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dinyatakan bebas daristunting atau kekerdilan pada anak-anakakibat gangguan pertumbuhan.

"Kita bekerja keras agar desa-desa lain juga bisa segera terbebas dari stunting," kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak, Hj Tuti Nurasiah, Jumat.

Ket. Foto: Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak Hj Tuti Nurasiah. — Sumber: ANTARA/Mansyur

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lebak terus mengoptimalkan intervensi terhadap penanganan stunting maupun keluarga risiko stunting (KRS) guna mempersiapkan generasi emas tahun 2045.

Enam desa yang sudah dinyatakan terbebas dari stuntingitu di antaranya berada di Kecamatan Rangkasbitung dan Maja, sedangkan jumlah KRStercatat sebanyak 78.084 keluarga yang tersebar di 340 desa dan lima kelurahan.

Intervensi dilakukan pemerintah setempat melalui bantuan penyaluran pangan, sosialisasi dan edukasi kesehatan hingga menyediakan sarana air bersih, sanitasi serta jambanisasi keluarga.

Begitu juga pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan dengan bantuan Kantor Pos Indonesia menyalurkan10 butir telur dan daging ayam beku kepada 13.876 keluarga pra sejahtera I.

Penyaluran telur dan daging ayam beku tersebut dilakukan selama enam bulan dan akan berakhir pada Desember 2023.

Selain itu juga dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan ibu hamil juga penimbangan bayi, serta pencatatan calon pengantin yang melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

"Dengan semua intervensi itu kita menargetkan ke depan di daerah ini tidak ada lagi kasus baru stunting, sementaraangka KRSjuga menurun drastis," kata Tuti.

Ia mengapresiasi angkastuntingsampai Agustus 2023 menurun menjadi tinggal 3.736 anak dari sebelumnya 4.618 anak.

"Kami meyakini angka stunting di Lebakmenurun hingga 14 persen sesuai target Presiden Joko Widodo pada 2024," kata Tuti.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.