Gerak Cepat, Pelaku Wisata di Garut Harus Siap Sambut Libur Akhir Tahun

Kamis, 30 Nov 2023, 00:10 WIB

Garut - Gerak cepat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyatakan seluruh pelaku wisata di Garut harus siap memberikan pelayanan terbaik untuk menyambut musim libur akhir tahun, agar memberikan kesan kenangan yang menarik bagi pengunjung, sehingga mau datang lagi ke Garut.

"Sudah kami dorong semua pelaku wisata di Garut untuk menyiapkan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut Agus Ismail saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Rabu.

Ia menuturkan,Disparbud Garut sudah siap menyambut kunjungan wisatawan ke Garut saat momentum musim libur akhir tahun, agar kedatangannya merasa nyaman dan memiliki kenangan.

Upaya memberikan pelayanan terbaik itu, kata dia, Disparbud Garut sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan pelatihan untuk menambah wawasan tentang pelayanan wisata bagi pelaku usaha wisata di Garut.

"Sudah kami laksanakan kegiatan beberapa kali, ada tujuh pelatihan yang sifatnya untuk 'upgrade' wawasan kepada pelaku wisata buatan maupun alam," katanya lagi.

Dia menjelaskan bentuk pelatihan yang diberikan kepada pelaku wisata, yakni terkait kebersihan tempat, keamanan, dan peran pemandu wisata agar mereka yang datang merasa nyaman selama di tempat wisata.

Selain peran pelaku wisata, kata dia lagi, Disparbud Garut juga membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang ke Garut.

"Perlu ada dukungan masyarakat, bagaimana mereka bisa terlibat ke dalam peran serta kenyamanan, ketertiban di tempat wisata," katanya pula.

Ia menambahkan, upaya lain yang dilakukan Disparbud Garut untuk menyambut musim libur akhir tahun, yakni berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi aksi premanisme yang bisa mengganggu kenyamanan wisatawan.

Dia berharap aksi premanisme di Garut tidak ada saat musim libur natal maupun tahun baru nanti, jika itu masih terjadi khawatir menimbulkan kesan tidak baik bagi wisatawan.

"Hal-hal yang bisa mengganggu wisatawan harus diminimalisir, jangan sampai ke Garut tidak berkesan, harus ciptakan kenangan," kata Agus pula.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.