Daya Saing Ekonomi Diperkuat

Rabu, 29 Nov 2023, 11:08 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan agenda reformasi struktural pada 2024 untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. Reformasi struktural tersebut antara lain dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pembangunan kualitas sumber daya manusia, perbaikan regulasi hingga hilirisasi.

"Ini banyak sekali, tetapi kita bisa menghasilkan barang ekspor yang nilainya lebih tinggi sehingga posisi neraca dagang kita akan semakin baik," ujar Febrio dalam acara "Smart Business Outlook 2024" di Jakarta, Selasa (28/11).

Ket. Foto: Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu — Sumber: ISTIMEWA

Tak hanya meningkatkan daya saing, Febrio menuturkan reformasi struktural pada saat yang sama juga akan mengundang investasi untuk menciptakan nilai tambah di Tanah Air, dengan pembangunan pabrik hingga membangun rantai pasokan. Saat ini untuk sektor mineral, hanya ada lima hingga enam negara di dunia yang akan memiliki peranan sentral dalam rantai nilai global ke depan, khususnya dalam konsep ekonomi hijau.

Rantai nilai global merupakan sebuah fenomena dimana setiap negara memainkan perannya masing-masing sebagai penyedia bahan baku, produk antara, dan barang jadi.

Peluang Besar

Meski membutuhkan dana yang lebih besar dari ekonomi konvensional, dirinya menilai ekonomi hijau merupakan peluang besar dalam berbagai industri. Contohnya, seperti kendaraan listrik yang lekat dengan rantai pasokan mulai dari tambang, feronikel, bahan baku baterai listrik, hingga komponen mobil listrik.

Seluruh industri tersebut yang saat ini ingin dibangun pemerintah di Indonesia sehingga mulai dirancang berbagai kebijakan yang konsisten ke arah tersebut dan mulai berdatangan pula berbagai aliran investasi dari sektor yang mendukung kendaraan listrik.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.