Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Ingin Jeda Kemanusiaan Diperpanjang hingga Semua Sandera Dibebaskan

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Ingin Jeda Kemanusiaan Diperpanjang hingga Semua Sandera Dibebaskan Doc: ANDREW CAALLERO-REYNOLDS/AFP
Ket. juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby

JAKARTA - Washington berharap jeda kemanusiaan di Gaza diperpanjang hingga semua sandera dibebaskan. Amerika Serikat (AS) mensyukuri perpanjangan jeda kemanusiaan yang membuat 20 tawanan lainnya dibebaskan, termasuk perempuan dan anak-anak.

"Kami tentu ingin melihat kelanjutan ini diperpanjang hingga semua sandera dibebaskan," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, dalam transkrip resmi yang dirilis Gedung Putih dalam situs web-nya, Senin (27/11).

Seperti dikutip dari Antara, Qatar, pada Senin, mengumumkan jeda kemanusiaan empat hari di Jalur Gaza yang berakhir Selasa bakal diperpanjang dua hari. Selama gencatan senjata berlangsung, Hamas telah membebaskan 50 perempuan dan anak-anak Israel dari total 240 sandera yang diambil dari Israel dalam serangan 7 Oktober 2023.

Sebagai gantinya, Israel membebaskan 150 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel yang semuanya adalah tahanan perempuan dan remaja. Hamas juga telah membebaskan 19 sandera asing yang sebagian besar pekerja Thailand yang bekerja dalam sektor pertanian.

"Hamas telah berkomitmen membebaskan 20 perempuan dan anak-anak lainnya selama dua hari ke depan. Tentu saja kami berharap jeda ini diperpanjang, dan ini tergantung kepada kelanjutan pembebasan sandera oleh Hamas," kata Kirby.

Bantuan Kemanusiaan

Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, akan mengunjungi Israel, Tepi Barat, dan Uni Emirat Arab pekan ini guna membahas kelanjutan usaha membebaskan semua sandera, melindungi kehidupan warga sipil selama operasi Israel di Gaza, dan mempercepat bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza.

Blinken juga akan membahas upaya nyata dalam memajukan pembentukan negara Palestina dan mencegah konflik ini semakin meluas.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Bin Mohammed Al-Ansari, mengatakan perpanjangan tersebut disepakati dengan syarat yang sama seperti sebelumnya yaitu satu sandera untuk tiga tahanan. Pemerintah Israel menerima daftar sepuluh sandera yang akan dibebaskan pada hari Selasa, tanpa mengungkapkan nama mereka.

Pada malam hari, sebelas sandera Israel dibebaskan dari Gaza, termasuk tiga orang dengan kewarganegaraan ganda Prancis - Erez dan Sahar Kalderon (12 dan 16 tahun), dan Eitan Yahalomi.

"Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan dia sangat senang dengan berita tersebut. Ada kegembiraan yang luar biasa, meski belum lengkap karena ayah Erez dan Sahar tetap berada di tangan Hamas," kata pengacara keluarga tersebut kepada AFP.

Tak lama setelah itu, Israel membebaskan 33 warga Palestina dari penjaranya. Sebagian besar dari mereka yang dibebaskan oleh Israel adalah anak-anak dan remaja putra - biasanya berusia antara 15-19 tahun - yang dipenjara karena pelemparan batu atau gangguan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.