Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Senin Malam

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Senin Malam Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Foto gunung anak Krakatau dari cctv PVMBG.

Lampung Selatan - Waduh, Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali erupsi pada Senin malam pukul 20.38 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi tersebut terjadi pada Kamis, pukul 20.38 WIB.

Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 65 milimeter dan durasi lebih kurang 1 menit 20 detik.

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardimengatakan pemukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau berada pada Pulau Sebesi yang berjarak 16,5 kilometer.

Andi mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius lima kilometer.

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer," katanya.

Salah satu warga desa Pulau Sebesi yang berdekatan dengan gunung anak Krakatau Angga, mengatakan, dirinya bersama warga sekitar merasa panik dengan suara dentuman dari erupsi gunung anak Krakatau.

"Tadi sekitar pukul 20.00 WIB, terdengar suara dentuman lagi dari Gunung Anak Krakatau," kata Angga.

Angga mengatakan suara dentuman itu mulai terdengar sejak hari Minggu pagi, kemudian warga sekitar di Pulau Sebesi selalu waspada.

Untuk diketahui gunung anak Krakatau telah mengalami erupsi sebanyak 14 kali terhitung sejak 26 November 2023 pagi hingga 27 November 2023 Malam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.