Merriam-Webster Nobatkan 'Authentic' Sebagai Kata Paling Banyak Dicari Tahun Ini

Selasa, 28 Nov 2023, 10:00 WIB

WASHINGTON - Di zaman ketika kekuatan AI (artificial intelligence) hingga Donald Trump membuat orang Amerika meragukan kebenarannya, kamus AS Merriam-Webster mengatakan bahwa kata yang paling banyak dicari pada tahun 2023 adalah "autentic".

Penerbit terkemuka yang kamusnya sangat populer di dunia maya mengatakan, tren ini didorong oleh orang-orang yang membaca dan berbicara tentang kecerdasan buatan, budaya selebriti, identitas, dan media sosial.

Ket. Foto: Tampilan situs web Merriam-Webster.com di New York pada 2019. — Sumber: AP/Jenny Kane

Kata "autentic" mengalahkan kata lainnya seperti "deepfake", "rizz" (anak muda berbicara tentang karisma), dan "coronation (penobatan)" untuk penghargaan sebagai kata yang paling sering membuat orang masuk ke kamus.

"Autentic" memiliki beberapa arti termasuk "tidak palsu atau tiruan," dan "sesuai dengan kepribadian, semangat, atau karakter seseorang," kata Merriam-Webster.

"Meskipun jelas merupakan kualitas yang diinginkan, keasliannya sulit untuk didefinisikan dan menjadi bahan perdebatan -- dua alasan mengapa hal ini membuat banyak orang tertarik pada kamus," kata penerbit dalam rilis beritanya.

Tercatat bahwa para selebriti seperti Taylor Swift tahun ini berbicara tentang minat mereka dalam mencari suara atau diri yang autentik.

"Apa yang menjadikan Swift sebuah fenomena budaya bukan hanya kehebatan dan keserbagunaan bermusiknya, namun keaslian merek dagang yang ia berikan pada setiap nada dan syairnya," kata majalah Forbes dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada Oktober lalu.

Elon Musk juga sangat menyukai keaslian (authenticity), atau begitulah kata taipan teknologi itu.

Pada pertemuan puncak pemerintahan dunia di Dubai pada Februari lalu, pemilik platform X itu mengatakan, para eksekutif dan pemimpin pemerintah harus "berbicara secara autentik" di media sosial.

"Saya pikir lebih baik bagi orang-orang untuk berbicara dengan suara mereka sendiri, dibandingkan dengan cara mereka berpikir bahwa mereka seharusnya berbicara," katanya."Akhirnya terdengar agak kaku dan tidak nyata."

Ini adalah tahun ke-20 Merriam-Webster memilih salah satu dari setengah juta kata yang didefinisikan secara online sebagai kata yang paling sering dicari.

Kejadian tahun lalu sangat mengejutkan -- pelecehan emosional yang membuat orang mempertanyakan diri mereka sendiri.

Pada 2021, ketika pandemi virus corona merajalela, yang dimaksud adalah "vaksin".

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.