Harga Minyak Mentah Berada di Jalur untuk Hentikan Penurunan Beruntun

Selasa, 28 Nov 2023, 11:18 WIB

SINGAPURA - Harga minyak naik pada Selasa (28/11), menghentikan penurunan beruntun multi-sesi menjelang pertemuan penting OPEC+, yang diperkirakan akan memperdalam dan memperluas pengurangan produksi minyak di tengah kekhawatiran pasokan secara konsisten lebih tinggi daripada permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent naik 45 sen, atau 0,6 persen, menjadi 80,43 dolar AS per barel, berada di jalur untuk menghentikan penurunan empat hari berturut-turutnya.Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan 43 sen lebih tinggi, juga 0,6 persen, menjadi 75,28 dolar AS per barel, setelah jatuh selama tiga sesi berturut-turut.

Ket. Foto: Seorang pengendara mengisi bensin di sebuah pompa bensin di Manhattan, New York City, AS, 11 Agustus 2022. — Sumber: CNA/REUTERS/Andrew Kelly

OPEC+, yang menggabungkan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, akan mengadakan pertemuan tingkat menteri secara online pada 30 November untuk membahas target produksi tahun 2024.

"Minyak mentah naik tajam pada awal perdagangan di tengah laporan bahwa OPEC akan mengurangi kuota produksinya," kata ANZ Research dalam catatan kliennya pada Selasa.

OPEC+ yang pada pekan lalu menunda pertemuan untuk mengatasi perbedaan pendapat mengenai target produksi bagi produsen di Afrika yang menyebabkan anjloknya harga minyak, kini semakin mendekati kompromi, kata empat sumber OPEC+ kepada Reuters pada Jumat (24/11), yang berpotensi membantu pemimpin de facto Arab Saudi lebih dekat dengan konsensus mengenai pengurangan produksi minyak.

Produksi yang kuat oleh negara-negara non-OPEC seperti Amerika Serikat juga menambah tekanan pada harga, kata para analis.

"Arab Saudi mungkin terhibur karena harga bensin AS telah turun selama 60 hari berturut-turut. Hal ini mungkin melunakkan penolakan AS terhadap tindakan apa pun untuk memperketat pasar minyak dan mendukung harga," kata ANZ.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.