Berpotensi Melemah Awal Pekan
Senin, 27 Nov 2023, 09:46 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan melemah hari ini (27/11), melanjutkan pelemahan pada akhir pekan lalu. Pelaku pasar terus memantau perkembangan ekonomi global, terutama di Amerika Serikat (AS) dan prospek perekonomian dalam negeri ke depan.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (27/11), bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah di kisaran 15.540-15.620 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Jumat (24/11), melemah 12 poin atau 0,08 persen dari sehari sehari sebelumnya menjadi 15.565 rupiah per dollar AS.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan pelemahan rupiah dipicu stance dovish (moderat) pada notulensi rapat FOMC belum dominan. "Secara mingguan, rupiah ditutup melemah terhadap dollar AS sejalan dengan penguatan dollar AS dalam 3 hari terakhir ini yang dipicu oleh belum dominannya stance dovish pada notulensi rapat FOMC November yang didukung oleh rilis data ekonomi AS yang masih solid," ujar Josua di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.