Tongke-Tongke Jadi Taman Wisata Mangrove Andalan Sulsel
Sabtu, 25 Nov 2023, 00:36 WIBSinjai - Hutan mangrove (bakau) Tongke-Tongke yang berlokasi di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai merupakan taman wisata mangrove andalan Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Tongke-Tongke ini merupakan pusat restorasi dan pembelajaran mangrove yang luasnya mencapai 173,5 hektare, terluas dan rapat pohonnya di Indonesia," kata Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kabupaten Sinjai Dewi Angraini menanggapi potensi wisata di wilayah kerjanya di Sinjai, Jumat.
Hutan mangrove yang dikembangkan masyarakat setempat sudah lebih dari 20 tahun dengan ketinggian pohon mangrove sekitar 5 meter dengan kerapatan 0,5 x 0,5 meter, sehingga sangat mendukung menjadi habitat flora dan fauna di kawasan pesisir.
Sedang jenis mangrove yang diswadayakan masyarakat setempat ada tiga jenis yakni jenis bakau Ryzhopora mucnorata sp, Avicenia sp. dan Nipa fructicans.
Menurut dia, kelebihan wisata mangrove di Sinjai, karena selain dapat menikmati kawasan mangrove yang sejuk, juga terdapat sejumlah fasilitas seperti tracking mangrove permanen sepanjang 250 meter untuk mengamati flora dan fauna di lokasi itu. Termasuk fasilitas shelter, pondok informasi dan cafe terapung.
"Pengelola juga menyiapkan gazebo, mushollah, kios dan play ground. Area pemancingan, area pembibitan dan penyewaan perahu juga disiapkan," katanya.
Khusus di pondok informasi, lanjut dia, dapat melihat peta kawasan mangrove, potensi flora dan fauna yang berkembang di kawasan mangrov dan tak kalah menariknya terdapat 'photo booth' untuk melakukan swafoto (selfie).
Adapun fauna yang menjadikan kawasan mangrove Tongke-Tongke ini sebagai habitatnya adalah berbagai macam serangga, ular pohon, kelelawar, burung belibis, burung bangau, termasuk fauna lautan seperti ikan, kepitingbakau, tiram dan udang.
Untuk sampai ke lokasi ini, dapat menyusuri jalan hotmix sekitar lima kilometer dari Kota Sinjai. Di sini juga dapat menikmati pemandangan perkampungan khas nelayan dengan jejeran berbagai jenis perahu nelayan bersandar di pelabuhan rakyat.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menkop Dukung Koperasi untuk Kelola SPBU Nelayan
-
BGN Selidiki Dugaan Ompreng MBG Mengandung Minyak Babi
-
Jakarta Light Festival 2026: Semarak Imlek dan Instalasi Cahaya di Bundaran HI
-
Heartology Hadirkan Teknik Zero-Fluoroscopy untuk Penanganan Penyakit Jantung Bawaan Tanpa Radiasi
-
Mantap! Persija Tundukkan Madura United 1-0, Naik Posisi Dua Klasemen
-
Sudah Berjalan Setahun, Keracunan MBG Tak Berhenti. Ini Bisa Melemahkan Daya Tahan Siswa
-
Ayustina Mempertahankan Jersi Kuning pada Etape Kedua Tour of Vietnam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.