Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Eksistensi 14 Kampung Adat di Jayapura Diperkuat

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Eksistensi 14 Kampung Adat di Jayapura Diperkuat Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Kepala DPMK Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra.

Sentani - Berita gembira, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura memperkuat eksistensi 14 kampung adat di daerah setempat, denganpeningkatan sumber daya manusia (SDM) serta kapasitas aparaturnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra di Sentani, Jumat, mengatakan dalam memperkuat kelembagaan kampung adat maka dilakukan identifikasi dan inventarisasi.

Menurut Elisa, dengan memperkuat kelembagaan kampung adat dengan peningkatan SDM aparatur nya maka mereka mampu mengelola tata pemerintahan, keuangan dengan baik sehingga masyarakatnya dapat sejahtera.

"Dengan dukungan pemerintah daerah maka kelembagaan kampung adat diharapkan terus berjalan sehingga eksistensi masyarakat hukum adat benar-benar terakomodir dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya.

Dia menjelaskan kampung adat dan kampung dinas pada prinsipnya sama hanya pelaku dalam kelembagaan itu berbeda.

"Pelaku dalam kampung adat benar-banar masyarakat hukum adat yang tidak bisa digabung dengan masyarakat di luar dari komunitas masyarakat adat setempat," katanya.

Dia menambahkan, sebanyak 14 kampung adat di Kabupaten Jayapura sementara sedang diinventarisasi struktur, peran, fungsi dalam menjalankan pemerintahannya.

"Kami juga sedang menyiapkan regulasi mengenai 38 kampung adat baru di Kabupaten Jayapura untuk memberikan pengakuan negara seutuhnya bagi masyarakat hukum adat," ujarnya.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DMPK) Kabupaten Jayapura menggelar sosialisasi identifikasi dan Inventarisasi kelembagaan kampung adat pada 14 kampung adat yang diikuti tokoh masyarakat adat dari sembilan Dewan Adat Suku (DAS) di daerah setempat pada Kamis (23/11) 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.