Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Pencemaran, Bangka Tengah Batasi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Pencemaran, Bangka Tengah Batasi Penggunaan Plastik Sekali Pakai Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

Koba - Atasi pencemaran, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai membatasi penggunaan plastik sekali pakai bagi swalayan dan mini market, untuk menekan produksi sampah.

"Pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai ini kita terapkan bagi swalayan dan mini market, untuk menekan produksi sampah rumah tangga," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Rabu.

Pemkab Bangka Tengah sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor:660/422/Bupati Bateng/2023 tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

SE tersebut sudah dikeluarkan sejak 3 Oktober 2023 dan mulai berlaku pada 17 November 2023.

"Jadi, mulai 17 November penggunaan plastik sekali pakai kita batasi bagi swalayan dan mini market di Kabupaten Bangka Tengah," ujarnya.

Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Bangka Tengah Oki mengatakan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai merupakan gerakan berbudaya dan perilaku hidup sehat.

"Dengan mengurangi penggunaan kantong plastik ini diharapkan masyarakat bisa membawa tas belanja sendiri, tidak sekali pakai," ujarnya.

Kantong plastik sekali pakai ini kata dia sulit didaur ulang dan tempat penampungan sampah juga terbatas,

"Kalau kita kumpulkan sampah plastik dari Alfamart, Indomaret dan Asoka yang di Koba akan berpotensi menumpuk sampah plastik," ujarnya.

Ia juga mengajak peran serta perusahaan dan masyarakat untuk mengurangi sampah plastik di Bangka Tengah.

Untuk saat ini pembatasan penggunaan plastik sekali pakai memang berlaku untuk toko swalayan dan mini market di Bangka Tengah.

"Namun, ke depan juga kita berlakukan untuk toko-toko kecil yang tersebar pada beberapa titik," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.