Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konten Positif Cegah Penyimpangan Teknologi

📅 Senin, 20 Nov 2023, 03:50 WIB | Oleh:
Konten Positif Cegah Penyimpangan Teknologi Doc: ANTARA/Cahya Sari
Ket. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbudristek Hasan Chabibie dalam diskusi via daring di Jakarta, Kamis (16/11).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknogi (Kemendikbudristek) terus mendorong penciptaan konten positif bagi guru dan siswa. Diharapkan hal tersebut dapat mencegah penggunaan teknologi yang menyimpang.

"Kami mempersiapkan chanel dan platform untuk membuat konten-konten positif bagi siswa dan guru," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi, Kemendikbudristek, Hasan Chabibie, dalam taklimat media Anugerah Kihajar 2023, di Jakarta, Sabtu (18/11).

Hasan mencontohkan, dalam program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) pihaknya mendorong para guru memproduksi karya yang kemudian diunggah di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Karya dan konten di platform tersebut bisa menjadi bahan bagi guru-guru lainnya.

Dia menekankan, teknologi memiliki dua sisi yaitu sisi positif dan negatif. Menurutnya, sisi negatif teknologi sulit dihilangkan, tapi bisa dicegah denhan aktivitas positif. "Jadi penggunaan teknologi diperbanyak ruang positif, kalau terus menerus akan berdampak," jelasnya.

Anugerah Kihajar

Hasan mengungkapkan, pihaknya kembali menggelar Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) 2023. Kegiatan diharapkan dapat mendorong penguatan ekosistem digital pendidikan untuk mewujudkan Merdeka Belajar.

"Ini wujud nyata mendukung terciptanya ekosistem yang dapat menggali potensi terbesar para guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri, kontekstual, dan inovatif dalam membangun kreativitas," katanya.

Dia menerangkan, Pada tahun ini Anugerah Kihajar mengangkat tema Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan untuk Wujudkan Merdeka Belajar. Anugerah Kihajar dapat menjadi wadah untuk terus meningkatkan partisipasi, kolaborasi dan kontribusi aktif dari peserta didik, guru, dan pemerintah daerah dalam optimalisasi pemanfaatan platform teknologi.

"Anugerah Kihajar 2023 sendiri berupa rangkaian kegiatan di satuan pendidikan. Di mana guru memanfaatkan digitalisasi untuk berkarya dan berbagi dalam pembelajaran yakni PembaTIK," ucapnya.

Hasan mengungkapkan berbagai inisiatif yang dihadirkan Kemendikbudristek untuk mendukung pendidikan. Mulai dari platform Merdeka Belajar, situs belajar.id, Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Arkas), situs pendidikan SIPLah, situs Rapor Pendidikan, dan Kampus Merdeka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.