Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Akan Akselerasi Pariwisata dan Ekonomi

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Inovasi Akan Akselerasi Pariwisata dan Ekonomi Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. MERDEKA INNOVATION SUMMIT -- Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, usai membuka Merdeka Innovation Summit 2023 (MIS), di Jakarta, Kamis (16/11).

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, menilai inovasi akan bisa mengakselerasi kemajuan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Merdeka Innovation Summit 2023 (MIS) yang akan berlangsung pada 16-17 November 2023 di Hotel Bidakara Indonesia, Jakarta. "Dengan kekayaan budaya, alam, biodiversitas yang sangat luar biasa tentu itu merupakan endowment yang harus kita beri nilai tambah melalui inovasi," ujar Nizam, dalam sambutannya, Kamis (16/11).

Dia mengatakan, pariwisata dan industri kreatif jadi salah satu prioritas dalam program Matching Fund Kedaireka dengab mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Dia berharap, Merdeka Innovation Summit 2023 dapat melahirkan banyak kolaborasi untuk melahirkan inovasi yang berdampak di sektor pariwisata dan industri kreatif.

Nizam menambahkan, tahun ini, Indonesia meraih peringkat ke-5 dari 132 negara dalam Indeks Inovasi Global untuk kolaborasi riset dan pengembangan antara universitas dan industri. Hal tersebut mencerminkan pertumbuhan dan dampak signifikan dalam inovasi di Indonesia.

"Pariwisata dan ekonomi kreatif masih sangat perlu jita akselerasi lebih kencang lagi. Kita harus gaspol, gerak cepat, sehingga menjadikan bonus demografi menuju Indonesia Emas yang kita cita-citakan bersama," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan, langkah pemerintah dalam pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca Pandemi Covid-19. Langkah pertama yang dilakukan adalah menginovasi seluruh produk pariwisata fokus pada kualitas dan berkelanjutan.

"Seiring tren, pariwisata menjadi personal dan lokal. Pariwisata sekarang tidak hanya fokus jangka panjang, tapi kami juga investasi di ekonomi lokal. Kami bersyukur, inovasi mengarahkan kita kepada produk baru seperti ekopariwisata, desa wisata," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.