Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Konsumsi Karbohidrat Kompleks Bersamaan Agar Tidak Diabetes

📅 Senin, 13 Nov 2023, 23:33 WIB | Oleh:
Jangan Konsumsi Karbohidrat Kompleks Bersamaan Agar Tidak Diabetes Doc: Istimewa

Dokter Spesialis dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dr M Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci, Sp. P. D., Subsp. EMD, FINASIM melarang konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks secara bersamaan agar tidak terkena diabetes.

"Karbohidrat kompleks tetap harus dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan kita, entah dalam bentuk nasi, singkong, jagung, mie, bihun, dan lainnya. Yang tidak boleh adalah memakan bahan-bahan tersebut secara bersamaan," ujar Ikhsan dalam sebuah wawancara daring yang diikuti dari Jakarta, Senin.

Ia mengingatkan pentingnya untuk menghitung asupan karbohidrat yang dikonsumsi oleh penderita diabetessetiap harinya karena asupan karbohidrat yang berlebihan meningkatkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, ia meluruskan pendapat keliru di masyarakat yang seringkali menganggap suatu sumber karbohidrat lebih baik untuk konsumsidibandingkan sumber karbohidrat lainnya, misalnya nasi merah lebih baik daripada nasi putih, karena bukan jenis sumber karbohidratyang perlu diperhatikan, tapi berapa banyak asupannya.


Selain jumlah asupan, doker subspesialis endokrinologi metabolik dan diabetes tersebut menyebut bahwa indeks glikemik suatu makanan, yaitu indikator seberapa cepat suatu karbohidrat dapat diserap oleh tubuh, juga perlu diperhatikan.

"Semakin tinggi indeks glikemiknya, maka semakin cepat menaikkan kadar gula darah. Nasi merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih, sehingga mengonsumsinya akan menaikkan gula darah secara lebih lambat. Dan karena ia juga mengandung banyak serat, maka kenyangnya lebih lama," ujar dia.

Ia pun meminta pasien diabetes untuk memperhatikan jadwal makanagartidak mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi dalam waktu yang berdekatan, misalnya menikmati singkong setelah memakan nasi. Jadi, ia menganjurkan singkong tersebut dinikmati dalam bentuk makanan ringan beberapa waktu setelah memakan nasi.

Ikhsan juga menyarankan penderita diabetes untuk menghindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat sederhana seperti air gula, sirup, dan karamel karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Namun, ia juga meluruskan bahwa anggapan penderita diabetes harus banyak mengonsumsi makanan atau minuman pahit adalah tidak benar karena hal tersebut tidak serta-merta menurunkan kadar gua darah.

"Mohon dipahami bahwa seorangdiabetesiitu mengalami kesulitan mengendalikan kadar gula darahnya, jadi bukan berarti mengonsumsi sesuatu yang pahit lalu langsung turun. Bahkan, walaupun dia tidak makan selama delapan atau 10 jam, belum tentu gula darahnya turun,"katanya.

Menurut alumnus Universitas Brawijaya dan Universitas Indonesia itu, makanan yang paling baik dikonsumsi oleh penderita diabetesadalah menu makanan yang seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, buah, sayur, serat, vitamin, dan mineral dalam porsi yang seimbang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.