Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Startup Agritech Pitik Hadirkan Produk Ayam Susu yang Sehat dan Rendah Lemak

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 12:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Startup Agritech Pitik Hadirkan Produk Ayam Susu yang Sehat dan Rendah Lemak Doc: istimewa
Ket. Pitik startup agritech meluncurkan produk terbarunya Ayam Susu.

JAKARTA - Pitik, startup agritech yang hadir dengan misi memodernisasi industri perunggasan di Indonesia, meluncurkan produk terbarunya, yakni Ayam Susu.

Ayam Susu merupakan ayam premium yang diberi pakan dengan formulasi khusus dari ekstrak susu dan L-Carnitine sehingga menghasilkan daging ayam yang 80 persen lebih rendah lemak daripada ayam biasa, lebih rendah kolesterol, tinggi protein, serta memiliki tekstur daging yang lebih empuk.

Hadirnya Ayam Susu memungkinkan masyarakat Indonesia mengonsumsi ayam setiap hari dengan tetap menjaga kesehatan keluarga.

Seperti diketahui, daging ayam adalah salah satu sumber protein baik yang dibutuhkan tubuh. Rasanya yang disukai banyak orang dan mudah diolah menjadi berbagai menu, serta harganya yang relatif terjangkau membuatnya menjadi salah satu sumber protein hewani favorit masyarakat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 menunjukkan, konsumsi daging ayam masyarakat Indonesia mencapai hampir 8 kg per kapita pada 2021. Angka ini meningkat 7,69 persen dibandingkan tahun 2020, sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Tingginya kebutuhan masyarakat akan konsumsi daging ayam sudah seharusnya diimbangi dengan ketersediaan daging ayam segar dan sehat seutuhnya di pasaran. Ini penting untuk mendorong pola makan lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Pitik hadir sebagai solusi yang menawarkan asupan protein yang lebih sehat dan lebih terjangkau.

"Masyarakat butuh sumber protein baik di setiap piring makan mereka, dengan hadirnya Ayam Susu, kami berharap masyarakat punya alternatif ayam yang lebih sehat di pasaran karena Ayam Susu ini 80 persen lebih rendah lemak, rendah kolesterol, bebas suntik hormon pertumbuhan, serta tinggi protein," kata CEO dan Co-Founder Pitik, Arief Witjaksono.

Ayam Susu juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan protein keluarga, dapat diolah menjadi berbagai menu, dan menjadi pilihan yang tepat kala ingin diet sehat.

"Kombinasi teknologi modern dari Pitik Smart Farm Technology, inovasi yang unggul, dan riset yang mendalam selalu menjadi DNA kami untuk menghasilkan produk-produk ayam kualitas premium yang lebih sehat dan empuk, seperti Ayam Susu sehingga berpotensi diminati masyarakat luas," katanya.

Meskipun pada pakan diberi tambahan enzim susu, namun Ayam Susu dipastikan bebas laktosa sehingga aman dikonsumsi siapapun yang memiliki intoleransi laktosa.

Laktosa yang terkandung dalam susu pada pakan ayam tidak terdeposit di dalam daging melainkan menjadi sumber energi untuk ayam saat di peternakan.

"Kami terus melakukan penelitian dan percobaan, sampai akhirnya menemukan formula terbaik untuk dapat menghasilkan Ayam Susu berkualitas yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia," kata Arief.

Selain inovasi pakan yang telah teruji secara ilmiah, Ayam Susu menjadi lebih unggul karena dipanen dari peternakan Kawan Pitik, sebutan untuk peternak yang menggunakan Pitik Smart Farm Technology sehingga mendukung transparansi terhadap pakan, vaksin, dan suplemen yang ada di dalam peternakan sesuai standar yang diberlakukan dan anjuran pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.