• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Indonesia Butuh Banyak Kol...

Indonesia Butuh Banyak Kolaborasi untuk Tumbuhkan Ekosistem Hidrogen

Rabu, 08 Nov 2023, 23:13 WIB
Reasearch Profesor dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi mengatakan bahwa Indonesia saat ini membutuhkan keseriusan dalam menumbuhkan ekosistem hidrogen melalui kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai organisasi terkait.

"Dari banyaknya global hidrogen ekosistem yang ada, ini lah yang harus dilakukan Indonesia untuk membangun ekosistem tersebut. Indonesia harus banyak melakukan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi-organisasi, terlebih dari kepemudaan, karena diperlukan pada saat di masa transisi ini," kata Eniya Listiani Dewi di UGM, Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, berbagai negara saat ini telah menyusun berbagai strategi untuk menciptakan hidrogen terbaik yang nantinya akan dijual oleh negara-negara tersebut.

Dia menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan sumber daya alam. Disebutkan bahwa Indonesia memiliki kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) hidrogen dari berbagai daerah yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kalimantan Utara, Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Papua.



Sebagaimana disampaikan pemerintah bahwa Indonesia memiliki potensi yang cukup positif untuk memproduksi listrik dari EBT dengan kapasitas 3.000 gigawatt (GW) dan potensi tersebut baru dimanfaatkan sekitar 12,5 GW saat ini.

"Sehingga ini yang harus kita waspadai, karena Indonesia belum ada titiknya. Padahal kita punya potensi yang luar bias dibandingkan dengan negara lain. bahkan Afrika, menyatakan diri mau ekspor," ucap dia.

Hal itu juga dilakukan oleh Australia, yang sudah mempersiapkan diri mereka dengan sangat matang dan mengklaim akan menjadi pemain utama dalam sektor hidrogen dunia.

"Australia gerakannya bersiap diri, dia sudah membuatroadmap, dan melakukan semuanya sesuai denganroadmap-nya. Sehingga banyak investor yang datang," ucap dia.

Australia, menurut dia, sudah sangat detil memetakan proyeksi masa depan untuk industriliquidhidrogen yang mereka produksi. Sehingga, hal ini harus diwaspadai oleh Indonesia.

"Peta Australia sudah sedemikian detil untuk membuatliquidhidrogen yang nantinya bisa diekspor dari seluruh titik yang mereka buat. Nah, jangan sampaimarketkita sudah tidak ada, gara-gara sudah diserap atau diambil oleh mereka," ujar dia.

Oleh karena itu, dengan potensi sumber daya alam yang begitu subur, Indonesia harus bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki sehingga bisa menjadi pemain utama di sektor ini.

Menurut dia, nantinya Ibu Kota Negara (IKN) juga sudah memastikan bahwa akan menggunakan 20 persen hidrogen untuk kebutuhansupportingenergi nantinya.

"Potensi Indonesia sangat besar, bahkan IKN nantinya menyatakan akan menggunakan 20 persen hidrogen yang kan digunakan untuk kebutuhansupportingenerginya," tutur dia.

Karena, penggunaan hidrogen tidak hanya bisa dimanfaatkan di sektor otomotif saja. Penggunaan atau pemanfaatan sektor ini bisa diaplikasikan ke berbagai macam sektor seperti maritim bahkanpower generation.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.