Penyaluran Bantuan Pangan di Papua Terus Digencarkan untuk Cegah Stunting
Selasa, 07 Nov 2023, 00:05 WIBJayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui dinas pertanian dan pangan setempat gencar menyalurkan bantuan cadangan pangan kepada sembilan kabupaten kota hal ini dilakukan guna menurunkan angka stunting di Bumi Cenderawasih itu.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua Samuel Siriwa di Jayapura, Senin, mengatakan pemerintah terus berupaya menurunkan angka stunting dengan memberikan bantuan cadangan pangan seperti beras dan beberapa sembako lainnya.
"Jadi Pemprov Papua pada 2023 melalui dinas pertanian dan pangan menyiapkan 39,99 ton beras cadangan pangan," katanya.
Menurut Samuel, pihaknya telah melakukan pendistribusian ke beberapa kabupaten dan daerah yang telah mengajukan permohonan bantuan beras.
"Kami sudah lakukan pendistribusian beras ke beberapa kabupaten seperti pada kunjungan PjGubernur Papua ke Sarmi sebanyak 1,45 ton, kemudian Supiori 2,65 ton, lalu Yapen 5,21 ton dan Waropen 2 ton," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk kabupaten yang lainnya baru akan disalurkan pada minggu ini sehingga dengan begitu penanganan stunting bisa lebih cepat.
"Bantuan tersebut kami alokasikan kepada keluarga yang berisiko stunting dan dianggap tidak mampu," katanya lagi.
Dia menambahkan, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan RI pada 2021 Papua berada di angka 29,5 persen namun pada survei2022 mengalami kenaikan menjadi 34,6 persen (hitungan 29 kabupaten kota).
"Kami harapkan stunting di Papua bisa menurun apalagi ini merupakan bagian dari program prioritas Pj Gubernur Papua," ujarnya lagi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
-
Suhu Tembus 40 Derajat, Prancis Siaga Merah Gelombang Panas Ekstrem di 35 Wilayah
-
Fesyen Ramah Lingkungan Jadi Andalan, Kemenekraf Genjot Pemanfaatan Bahan Alami
-
Tambahan bantuan pangan untuk masyarakat
-
Tembus Rp170 Ribu Per Ikat! Ini Penyebab Mawar Rawa Belong Mendadak Langka dan Melejit Gila-gilaan
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Aksi Pemadaman Lampu di Jakarta Tekan Emisi Karbon hingga 60,14 Ton CO2e
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.