Pembangunan Infrastruktur Digital Harus Diperkuat
Senin, 06 Nov 2023, 08:42 WIBJAKARTA - Pembangunan infrastruktur digital perlu diperkuat demi mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Optimalisasi potensi ekonomi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya mewujudkan visi Indonesia Maju 2045.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Budi Arie Setiadi memaparkan untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara maju pada 2045 diperlukan transformasi digital secara menyeluruh. Salah satu aspek penting dari transformasi digital ini adalah pembangunan smart city.
"Kita sadar ini prasyarat menjadi negara maju," ujarnya dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema 'Infrastruktur Digital Menuju 100 Smart City', Jumat (3/11).
Dia melanjutkan, pemerintah menargetkan pembangunan 100 smart city. Karena itu, pihaknya telah menyiapkan Peta Jalan Digital sebagai pedoman strategis untuk membangun smart city di Indonesia.
Pertama adalah penyediaan infrastruktur di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas dan cakupan infrastruktur bagi transformasi digital tersebut di seluruh Indonesia.
"Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi satelit. Teknologi ini cocok untuk negara seluas Indonesia karena dapat menjangkau wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur terestrial," ucap dia.
Kedua yaitu pengelolaan spektrum frekuensi, standar perangkat dan layanan publik. Pemerintah akan mengelola spektrum frekuensi secara efisien dan efektif untuk mendukung pembangunan smart city.
Ketiga yakni pemerintah juga akan menetapkan standar perangkat TIK dan layanan publik yang kompatibel dengan teknologi digital. Hal ini untuk memastikan TIK dapat digunakan secara optimal untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah akan mendorong pemanfaatan teknologi digital di berbagai bidang, seperti pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Selain infrastruktur dan teknologi, pembangunan smart city juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten.
Untuk itu, pemerintah akan meningkatkan literasi dan keterampilan digital masyarakat. "Dalam hal literasi digital, Kominfo telah menjalankan program literasi digital sejak 2017. Program ini menjangkau lebih dari 22 juta orang di seluruh Indonesia," papar Budi.
Diterapkan di IKN
Dalam kesempatan sama, Juru Bicara Otorita Ibu Kota Negara (IKN), Troy Pantouw mengungkapkan Smart City ini juga diterapkan di ibukota baru nantinya. Dia menjabarkan, untuk mewujudkan IKN Nusantara yang cerdas dan berkelanjutan, pemerintah Indonesia mempersiapkan warga setempat untuk mengisi kota pintar tersebut. Hal ini dilakukan melalui berbagai program, seperti pelatihan keterampilan digital dan kewirausahaan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kodam XXIV/MT Torehkan Sejarah: 1.683 Prajurit Lulus Sabuk Hitam dan Masuk Rekor MURI
-
Daripada Naikkan Tarif, INSTRAN Dorong Transjakarta Gratiskan Layanan, Warga Pasti Dukung!
-
Khofifah Tegaskan Peran Guru Pembentuk Karakter Generasi Masa Depan
-
Daftar Lengkap 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 dan Jadwal Pertandingan
-
Mendagri Tunggu Pengumuman Menko Perekonomian Terkait Penerapan WFH Satu Hari dalam Sepekan
-
Sempat Walk Out, Fatima Bosch dari Meksiko Dinobatkan Sebagai Miss Universe 2025
-
Bangun Smelter, Hilirisasi RI baru Sampai Tahap Pengolahan Awal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.