- Home
-
- Luar Negeri
-
- Paus Menyerukan Gencatan S...
Paus Menyerukan Gencatan Senjata dalam Konflik Hamas-Israel
Senin, 06 Nov 2023, 00:26 WIBVATIKAN - Paus Fransiskus pada Minggu (5/11), memperbarui seruannya untuk mengakhiri konflik Hamas-Israel, mendesak pembebasan sandera dan bantuan kemanusiaan untuk Gaza, dan menggambarkan situasinya "sangat serius".
"Saya terus memikirkan situasi serius di Palestina dan Israel di mana banyak orang kehilangan nyawa," katanya setelah doa Angelus tradisional di Lapangan Santo Petrus di Roma. "Saya mohon, atas nama Tuhan, hentikan, gencatan senjata," katanya.
"Saya berharap semua kemungkinan dijajaki sehingga perluasan konflik benar-benar dapat dihindari, sehingga korban luka dapat tertolong, dan bantuan dapat mencapai Gaza, di mana situasi kemanusiaan sangat serius, dan para sandera dapat segera dibebaskan".
Dikutip dari Barron, pihak berwenang Israel mengatakan, militan Hamas menyerbu masuk ke Israel dari Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 1.400 orang, dan menyandera 240 orang, dalam serangan paling mematikan dalam sejarah negara itu.
Paus sebelumnya telah memohon diakhirinya konflik dan agar bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Jalur Gaza.
Menurut Vatikan, ia berbicara dengan Presiden AS, Joe Biden, bulan lalu tentang "situasi konflik di dunia dan kebutuhan untuk mengidentifikasi jalan menuju perdamaian".
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Piala Dunia, Prancis dan Spanyol Sama-sama Layak ke Final, Susunan Lengkap Pemain Kedua Tim
-
Harga Cabai Rawit Rp57.250/Kg, Telur Ayam Rp28.600/Kg Per Senin Pagi
-
Di IndoBuildTech Expo 2026, Panasonic Hadirkan Modern Living and Building
-
Temani Momen Buka Puasa, Joyday Luncurkan Varian Es Krim Baru di Ramadan 2026
-
Presiden Tegaskan MBG Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat Bawah
-
Teheran Incar Gempur Pusat Data di Negara Arab
-
Sedikitnya 254 Tewas setelah Israel Kembali Menyerang Lebanon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.