Kemenkes Fasilitasi Vitamin Balita untuk Cegah Stunting
Kamis, 02 Nov 2023, 00:31 WIBHulu Sungai Tengah - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) fasilitasi pendanaan berupa pengadaan Vitamin A bagi balita berusia 6-59 bulan untuk mencegah stunting di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Program pemberian Vitamin A dari pemerintah ini sebagai upaya pembinaan dan intervensi gizi bagi balita, masyarakat silahkan datang bawa balita ke posyandu terdekat untuk menerima Vitamin A secara gratis," kata Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktafiandi di Hulu Sungai Tengah, Kalsel, Rabu.
Aulia menyebutkan Vitamin A itu terdiri dari dua dosis, yakni dosis 100.000 IU berwarna biru untuk bayi usia 6-11 bulan dan dosis 200.000 IU berwarna merah untuk balita usia 12-59 bulan.
"Program intervensi gizi balita ini kita lakukan secara bertahap dan berkesinambungan, salah satunya seperti pemberian Vitamin A secara gratis," ucapnya.
Dia mengungkapkan pemerintah setempat ingin menjadikan posyandu sebagai tempat edukasi kesehatan bagi bayi, sehingga program pembagian vitamin tersebut dilaksanakan di posyandu setempat dengan harapan masyarakat semakin terbiasa mencari ilmu untuk menyehatkan anak-anak.
Aulia menjelaskan tahun sebelumnya pemberian vitamin itu biasanya didistribusikan dalam dua gelombang yakni pada Februari dan Agustus. Namun, pada 2023 untuk gelombang kedua diundur secara serentak se-Indonesia menjadi Oktober karena pada Agustus lalu berhalangan akibat adanya kegiatan Survei Kesehatan Indonesia (SKI).
Ia berharap dengan pemberian vitamin, balita di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat tumbuh dengan sehat dan sempurna serta terhindar dari segala penyakit khususnya stunting.
Pada kesempatan itu Aulia menyerahkan vitamin kepada balita didampingi Ketua TP PKK Kabupaten HST Cheri Bayuni Budjang di Posyandu Melati, Desa Walatung, Kecamatan Pandawan, pada Selasa kemarin.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten HST Zamhasari mengatakan program perbaikan gizi merupakan bagian integral dari program kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam menciptakan derajat kesehatan masyarakat.
"Kekurangan Vitamin A merupakan salah satu permasalahan utama di Indonesia, program pembagian vitamin ini kita harapkan memperbaiki gizi bayi di Hulu Sungai Tengah," ujar Zamhasari.
Berita Terkait:
-
Gerakan Literasi Perkuat Aktivitas Anak Tanpa Ketergantungan Gawai
-
Kemenperin Tegaskan Manufaktur Indonesia Tak Alami Deindustrialisasi
-
UMKM Terbantu Bazar Lebaran Betawi
-
Harkitnas 2026: Jakarta Siap Terapkan Batasan Usia Bawah 16 Tahun Main Medsos
-
Energi Biru Dipacu, NTB Percepat Pembangunan PLTAL Selat Alas
-
Bantah Isu Ambruk, Menkeu Purbaya Siap Gebrak Konferensi Pers APBN KiTa Rabu Depan
-
Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting di Singkawang Lewat Berbagai Program
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.