Gerak Cepat, Pemerintah Komitmen Akselerasi Digitalisasi UMKM Secara Holistik
Kamis, 02 Nov 2023, 00:03 WIBJakarta - Gerak cepat, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen mengakselerasi digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara holistik.
"Digitalisasi UMKM merupakan suatu keharusan dan tidak dapat ditinggalkan," ujar Teten dalam sambutan pertemuan bisnis yang disampaikan melalui tayangan pesan video di Jakarta, Rabu.
Ia menyatakan bahwa upaya akselerasi itu termasuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha, mengembangkan ekosistem teknologi finansial, serta membangunstart-upteknologi yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM.
Upaya akselerasi tersebut, lanjut dia, juga perlu disertai tindakan bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkan UMKM agar mampu bersaing dan mengoptimalkan teknologi digital.
Teten pun mengatakan bahwa pengembangan ekonomi digital untuk UMKM tidak hanya berfokus pada pengembangan akses pasar, tapi juga penciptaan sumber ekonomi baru yang tidak membunuh sumber ekonomi lama melalui eksplorasi digital.
"Oleh karena itu, dalam rangka memastikan adanyalevel playing field(keadilan dalam berbisnis) pemerintah telah mengundangkan Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) Nomor 31 Tahun 2023 berkenaan dengan perdagangan melalui sistem elektronik,"ucap dia.
Menurut dia, peraturan ini diperlukan untuk memastikan iklim usaha pada platform digital di Indonesia berpihak pada berkembangnya bisnis pelaku UMKM.
Dalam kegiatan bertajukWhatsApp Business Summit Indonesia itu, Teten menyampaikan harapannya agar aplikasi WhatsApp Business dapat membantuproses bisnis UMKM yang memungkinkan para pelaku usahamenciptakan ekonomi baru yang berdampak.
"Dengan pengguna lebih dari 100 juta di Tanah Air, saya yakin WhatsApp Business mampu mendukung transformasi digital bagi pelaku UMKM di Tanah Air," kata dia.
Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah (Kemenkop UKM) mencatat bahwa terdapat sekitar 64 juta UMKM di Indonesia. Sedangkan, menurut Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi terdapat22,68 juta UMKM sudah bergabung ke ekosistem digital.
Meta, perusahaan pengembang WhatsApp Business, juga mencatat lebih dari 600 juta percakapan antara masyarakat dan pelaku bisnis di aplikasi pengirim pesan Meta yang terjadi setiap harinya di seluruh dunia. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat sejak tahun 2022.
Perusahaan tersebut juga menyatakan bahwa 81 persen orang Indonesia mengungkapkan bahwa mereka lebih cenderung untuk melakukan jual beli dengan pelaku bisnis yang dapat dihubungi secara langsung dengan mengirim pesan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pascagempa Magnitudo 6,7, Wagub Sulteng Reny Lamadjido Turun Langsung ke Lokasi Terdampak
-
Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Pascagempa di Sulawesi Utara
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Kerusakan Akibat Gempa Bumi di Palu
-
Pemkab Kukar Terapkan SP2D Online, Pencairan Anggaran Kini Lebih Cepat dan Transparan.
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.