Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indeks Pemajuan Kebudayaan Meningkat Signifikan

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 01:25 WIB | Oleh:
Indeks Pemajuan Kebudayaan Meningkat Signifikan Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Kongres Budaya Indonesia -- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, dalam Pembukaan Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2023, di Jakarta, Senin (23/10). Kongres Budaya Indonesia mendukung budaya menjadi arah pembangunan nasional.

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan Indeks Pemajuan Kebudayaan (IPK) meningkat signifikan. Dari 51,90 pada tahun 2021 menjadi 55,13 pada tahun 2022.

"Capaian yang sangat luar biasa ini tentu merupakan refleksi dari kerja keras dan kerja sama kita semua," ujar Nadiem, saat membuka Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023 dengan tema "Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan" yang merupakan cerminan dari pengembangan konsep lumbung padi dan praktik gotong royong di Indonesia di Jakarta, Senin (23/10).

Dia menambahkan, hasil studi Indeks Pemajuan Kebudayaan Nasional juga menunjukkan dampak positif dari kerja-kerja kebudayaan terhadap berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, hasil tersebut muncul karena adanya arah pembangunan kebudayaan Indonesia yang lebih strategis dan kolaboratif.

Nadiem menuturkan, dengan adanya Dana Indonesiana, memberikan kesempatan luas bagi seluruh pelaku budaya di Indonesia untuk merawat, mengelola, dan mengembangkan berbagai bentuk kekayaan budaya yang kita miliki. Selain itu, pihaknya telah melahirkan Strategi Kebudayaan yang diadopsi sebagai Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2022 sebagai pedoman untuk melaksanakan agenda-agenda pemajuan kebudayaan.

"Hasil ini sudah semestinya menjadi dasar bagi kita untuk mengakselerasi upaya pemajuan kebudayaan nasional yang lebih berkelanjutan di masa mendatang," jelasnya0

Kongres Kebudayaan

Nadiem mengungkapkan, KKI merupakan momentum yang sangat penting sebagai ruang berkumpulnya pemangku kepentingan bidang kebudayaan. Tujuannya untuk merembukkan arah pembangunan kebudayaan Indonesia dalam lima tahun ke depan.

"Pada kongres ini, kita akan membincangkan kebudayaan sebagai suatu produk yang lahir dari masyarakat, sekaligus kebudayaan sebagai landasan pembangunan peradaban bangsa," katanya.

Dia menerangkan, KKI 2023 dirancang untuk menjadi forum strategis dalam mendorong koordinasi efektif, mengumpulkan aspirasi, dan menjaring rekomendasi konkret untuk penyusunan Rencana Aksi Nasional Pemajuan Kebudayaan 2025-2029. Selain itu, kongres ini juga fokus pada penggalangan dukungan publik untuk penguatan infrastruktur publik bidang budaya dan Dana Abadi Kebudayaan Daerah.

"KKI 2023 merupakan tonggak sejarah baru dalam perjalanan bangsa Indonesia ke depannya. Saya berharap 50 ruang dialog yang tersedia sepanjang agenda ini akan mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pihak terlibat," tandasnya.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid memastikan bahwa semua peserta memiliki pemahaman bersama mengenai harapan, tujuan, dan mekanisme kongres. Hal tersebut penting untuk memastikan bahwa hasil dan rekomendasi kongres ini maksimal dan berdampak positif bagi pemajuan kebudayaan nasional.

"KKI 2023 menjadi kesempatan penting untuk bersama-sama mengeksplorasi dan merencanakan langkah konkret dalam memajukan kebudayaan Indonesia yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan," ucapnya.

Kongres Kebudayaan Indonesia yang berlangsung pada 23-27 Oktober 2023 mendukung budaya menjadi arah pembangunan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.