Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Ratusan Hektare Sawah di Karawang Kekeringan Akibat Saluran Dangkal

📅 Senin, 23 Okt 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Ratusan Hektare Sawah di Karawang Kekeringan Akibat Saluran Dangkal Doc: ANTARA/Syifa Yulinnas/dok
Ket. Ilustrasi - Sawah kekeringan.

Karawang - Gawat, ratusan hektare areal persawahan yang tersebar di sejumlah daerah sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengalami kekeringan akibat pendangkalan saluran irigasi pada musim kemarau tahun ini.

"Ada 310 hektare sawah yang kekeringan pada musim kemarau ini," kata Kabid Perkebunan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan KarawangDadan Danny, saat dihubungi di Karawang, Jawa Barat, Minggu.

Ia mengatakan, hingga pertengahan Oktober ini tercatat 310 hektare areal sawah. Sedangkan areal persawahan yang terancam kekeringan mencapai 1.539 hektare.

Sawah yang mengalami kekeringan itu tersebar di hampir seluruh kecamatan sekitar Karawang. Namun sawah yang kekeringan itu paling luas terjadi di Kecamatan Telagasari, yakni mencapai 80 hektare.

Dadan menyebutkan kekeringan yang melanda areal sawah itu secara umum terjadi akibat fenomena El Nino.

Selain itu, kondisi saluran irigasi yang dangkal juga sangat memicu terjadinya kekeringan areal sawah.

"Kekeringan rata-rata karena permasalahan saluran irigasi yang tersumbat dan akibat pendangkalan," katanya.

Saluran irigasi tersumbat karena banyaknya sampah menyusul maraknya bangunan liar yang ada di sepanjang bantaran saluran irigasi di wilayah Karawang.

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya telah menangani kekeringan yang melanda beberapa daerah di sekitar Karawang. Namun diakuinya, masih terjadi sawah yang kekeringan.

Di antara upaya yang telah dilakukan dengan melakukan normalisasi di daerah sekitar Banyusari, untuk mengatasi sawah yang dilanda kekeringan. Sedangkan di wilayah Cibuaya, telah dilakukan pembongkaran bangunan liar yang berada di bantaran saluran irigasi.

"Pembongkaran itu bukan dilakukan oleh pemda, tapi dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Karena mereka menyadari bangunannya menimbulkan sumbatan di saluran irigasi," katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi ke Perusahaan Jasa Tirta II Jatiluhur serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), agar ke depannya menertibkan bangunan liar yang berada di sepanjang bantaran saluran irigasi di wilayah Karawang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.