Filipina Panggil Dubes Tiongkok terkait Tabrakan Kapal di LTS

Senin, 23 Okt 2023, 10:34 WIB

MANILA - Manila memanggil duta besar Tiongkok untuk Filipina pada Senin (23/10) atas dua insiden tabrakan kapal Filipina dan Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan, kata seorang pejabat kementerian luar negeri.

"Kami memanfaatkan sepenuhnya proses diplomatik... yang tersedia bagi kami. Termasuk memanggil duta besar Tiongkok, yang kami lakukan pagi ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina Teresita Daza kepada wartawan.

Ket. Foto: Sebuah gambar yang dirilis Filipina menunjukkan sebuah kapal milisi Tiongkok bertabrakan dengan kapal penjaga pantai Filipina di Laut Tiongkok Selatan. — Sumber: AP

Filipina dan Tiongkok saling menyalahkan atas insiden hari Minggu di dekat Second Thomas Shoal di Kepulauan Spratly.

Kedua insiden tabrakan itu terjadi saat misi rutin pasokan untuk tentara Filipina yang ditempatkan di sebuah kapal angkatan laut yang hancur dan berlabuh di perairan dangkal tersebut. Kapal rusak itu untuk menegaskan klaim teritorial Manila.

Satuan tugas pemerintah Filipina mengatakan pada Minggu, "Manuver pemblokiran yang berbahaya dari kapal Penjaga Pantai Tiongkok 5203 menyebabkan kapal bertabrakan dengan kapal pasokan yang dikontrak oleh Angkatan Bersenjata Filipina" sekitar 25 km (15 mil) dari perairan dangkal tersebut.

Tiongkok mengatakan "tabrakan kecil" itu terjadi setelah kapal pemasok pasokan mengabaikan "berbagai peringatan dan dengan sengaja melewati penegakan hukum dengan cara yang tidak profesional dan berbahaya", stasiun televisi pemerintah Tiongkok CCTV melaporkan pada Minggu (22/10), mengutip kementerian luar negeri.

Dalam insiden lain, sebuah kapal penjaga pantai Filipina yang mengawal misi pasokan rutin "ditabrak" oleh "kapal Milisi Maritim Tiongkok".

Namun Tiongkok menuduh kapal Filipina "sengaja" menimbulkan masalah dengan membalikkan kapal penangkap ikan Tiongkok secara "terencana".

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.