Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Australia Perkuat Kerja Sama Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Australia Perkuat Kerja Sama Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Doc: ANTARA/ HO-Kemen PPPA
Ket. Menteri PPPA Bintang Puspayoga (tengah) dan Dubes Australia untuk Indonesia Penny Williams (kedua kiri) melaksanakan pertemuan bilateral membahas pencapaian dan rencana dalam meningkatkan kerja sama terkait dengan isu perempuan dan anak.

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjalin kerja sama dengan Pemerintah Australia di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Pertemuan hari ini mencerminkan hubungan bilateral yang kuat dan berkelanjutan antara Australia dan Indonesia, terutama dalam isu-isu perempuan, kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan masyarakat inklusif," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangan, di Jakarta, Sabtu (21/10).

Hingga saat ini, berbagai kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Australia diantaranya dalam penyelenggaraan pertemuan regional ASEAN Regional Dialogue on Child Protection dan sebagai mitra pada penyelenggaraan ASEAN Women, Peace and Security (WPS) Summit: High-Level Dialogue yang masing-masing diselenggarakan pada tahun ini.

Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Australia terkait program Australia-Indonesia Partnership Towards an Inclusive Society (INKLUSI) yang telah berjalan dari tahun 2021 dan akan berlangsung hingga 2029.

"Tujuannya adalah meningkatkan kesetaraan gender dan inklusi sosial di Indonesia melalui penguatan kelembagaan masyarakat," katanya.

KemenPPPA selalu terbuka dalam berbagai penjajakan kerja sama, khususnya dengan Pemerintah Australia yang telah menunjukkan berbagai inisiatif untuk pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, dan perlindungan perempuan dan anak.

"Berbagai potensi program yang dapat kami kerja samakan dengan Pemerintah Australia pada akhirnya bertujuan mendukung pembangunan di Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan," kata Bintang Puspayoga.

Sementara Australian Ambassador to Indonesia Penny Williams menyambut baik keberlanjutan kerja sama antara Indonesia dan Australia khususnya berkaitan dengan isu perempuan dan anak.

Penny Williams berharap ke depannya kerja sama dalam mendukung kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan masyarakat inklusif bisa terus berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.