Harga Emas Naik, Investor Bereaksi terhadap Kondisi Timur Tengah
Kamis, 19 Okt 2023, 11:17 WIBCHICAGO - Harga emas berjangka pada akhir perdagangan Rabu (18/10) atau Kamis (19/10) pagi WIB naik dipicu reaksi investor terhadap ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup naik 32,6 dolar AS atau 1,68 persen menjadi 1.968,3 dolar AS per ounce.
Sebuah ledakan di rumah sakit Gaza menewaskan 500 warga Palestina pada Selasa (18/10). Ketegangan di Timur Tengah yang berlanjut membuat investor beralih ke emas.
Data ekonomi yang dirilis pada Rabu (18/10) beragam. Departemen Perdagangan AS melaporkan pembangunan perumahan baru di AS meningkat 7 persen pada September mencapai 1,36 juta unit setelah penurunan 1,5 persen pada bulan sebelumnya.
Departemen Perdagangan AS juga melaporkan ijin mendirikan bangunan di AS turun 4,4 persen ke 1,47 juta unit. Sebelumnya para ekonom memperkirakan penurunan 6 persen ke 1,45 juta unit.
Logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Desember ditutup naik 7,5 sen atau 0,33 persen ke 23,099 dolar per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari ditutup turun 11,9 dolar atau 1,31 persen ke 894,3 dolar AS per ounce.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Agus Supriyatna
Berita Terkait:
-
Kereta Dhoho Hantam Truk Muatan Pasir yang Mogok di Blitar
-
JD Vance: Kekuatan Militer Bukan Solusi
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini Kompak Turun, Cek Daftar Harga Terkini!
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: UBS Rp2.892.000, Antam Rp2.954.000, Galeri24 Rp2.833.000 per Gram
-
Gencatan Senjata di Timur Tengah Terancam Setelah Iran Lancarkan Serangan Rudal ke Israel
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
-
Menlu Marco Rubio Tegaskan Perang AS-Iran Telah Berakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.