Resolusi Rusia untuk Gencatan Senjata di Gaza Gagal Disahkan DK PBB

Selasa, 17 Okt 2023, 10:26 WIB

PBB - Rancangan resolusi dari Rusia yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan dalam perang antara Israel dan militan Palestina Hamas di Gaza gagal disahkan Dewan Keamanan PBB pada Senin (16/10).

Sementara pemungutan suara mengenai rancangan resolusi serupa dari Brazil ditunda hingga Selasa (17/10).

Rancangan resolusi tersebut memperoleh lima suara setuju dan empat suara menentang, serta enam suara abstain. Sebuah resolusi memerlukan setidaknya sembilan suara setuju dan tidak ada veto dari lima anggota tetap - Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Perancis dan Inggris - untuk disahkan.

"Hari ini, seluruh dunia menunggu dengan tertahan hingga Dewan Keamanan mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri pertumpahan darah, tetapi delegasi negara-negara Barat pada dasarnya mengabaikan harapan tersebut," kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, kepada dewan setelah pemungutan suara.

Rusia mengusulkan rancangan teks satu halaman pada Jumat (13/10), yang juga menyerukan pembebasan sandera, akses bantuan kemanusiaan, dan evakuasi aman bagi warga sipil yang membutuhkan.

Teks tersebut mengutuk kekerasan terhadap warga sipil dan semua tindakan terorisme, tetapi tidak menyebutkan Hamas, yang menewaskan 1.300 orang di Israel pada 7 Oktober.

"Dengan gagal mengecam Hamas, Rusia memberikan kedok kepada kelompok teroris yang melakukan tindakan brutal terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Ini keterlaluan. Ini munafik dan tidak bisa dipertahankan," kata Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield.

Dia mengatakan Amerika Serikat, yang kerap melindungi sekutunya Israel dari tindakan dewan, "setuju bahwa dewan ini harus mengambil tindakan, tetapi kita harus melakukannya dengan benar dan kami akan bekerja secara intensif dengan semua anggota di dewan untuk melakukan hal tersebut."

Pemungutan suara mengenai rancangan resolusi yang dirancang oleh Brasil, yang mengutuk "serangan teroris keji yang dilakukan Hamas," ditunda hingga Selasa malam untuk memberi dewan lebih banyak waktu untuk bernegosiasi.

Pertemuan Dewan Keamanan PBB itu terjadi saat Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyelesaikan pertemuan maraton dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv.

Israel telah bertekad untuk memusnahkan Hamas - yang menguasai Jalur Gaza - setelah para pejuangnya menyerbu kota-kota Israel, menewaskan 1.300 orang dan menyandera dalam serangan terburuk terhadap warga dalam 75 tahun sejarah Israel.

Israel mempersiapkan serangan darat di Gaza sambil melancarkan pemboman paling hebat yang pernah terjadi di daerah kantong tersebut, sehingga menjadikan Gaza berada di bawah pengepungan total.

Pihak berwenang Gaza mengatakan sedikitnya 2.750 warga telah tewas.

Ket. Foto: Perwakilan tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, 29 Maret 2022, di markas besar PBB. — Sumber: AP

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.