Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cara Melatih Tubuh Agar Lebih Tahan Cuaca Panas Saat Aktivitas di Luar

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cara Melatih Tubuh Agar Lebih Tahan Cuaca Panas Saat Aktivitas di Luar Doc: The Conversation/Shutterstock
Ket. Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi.

Anthony Bain, University of Windsor

Pemanasan global membuat aktivitas luar ruangan cukup menantang, khususnya olahraga. Apalagi, tubuh kita hanya punya sedikit toleransi kenaikan panas tubuh. Kenaikan temperatur inti sebanyak 3°C bahkan bisa mengancam nyawa, sekalipun bagi anak muda yang sehat.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah lonjakan temperatur tubuh saat kita aktif bergerak di tengah panas. Sejumlah strategi precooling atau pendinginan sebelum beraktivitas bisa membantu. Kebanyakan caranya adalah dengan menenggak minuman sangat dingin (misalnya ice slurry atau bubur es sebelum berolahraga.

Namun, "melatih" badanmu untuk lebih kuat di tengah panas adalah cara terbaik.

Strategi latihan panas begitu penting untuk menjaga daya tahan atlet. Atlet yang menerapkan protokol kesehatan sederhana sebelum berkompetisi di tengah panas rata-rata memiliki performa lebih baik. Mereka juga berisiko lebih kecil membutuhkan perhatian medis karena cedera terkait panas.

Di tengah lingkungan yang memanas, mungkin inilah saatnya bagi kita mempertimbangkan heat training atau latihan panas bagi non-atlet, khususnya orang-orang yang bekerja di luar ruangan.

Latihan aklimasi panas (heat acclimation) memang sering dilakukan oleh atlet. Sebenarnya latihan ini pertama kali dibuat untuk pekerja tambang emas bawah tanah pada 1940-an. Mereka kerap terpapar temperatur lingkungan melebihi 50°C dengan kelembapan hampir 100%.

Bagaimana aklimasi panas bermanfaat

Studi terus mempelajari manfaat aklimasi atau penyesuaian diri kita dengan cuaca panas. Faktanya, teknik ini-yang dikenal sebagai terapi panas atau heat therapy bukan cuma terkait toleransi panas, melainkan juga seputar perbaikan kesehatan kardiovaskular.

Guna meningkatkan toleransi kita terhadap panas, manfaatnya cukup sederhana:

  1. Terapi panas dapat menurunkan resting body temperature (suhu tubuh saat kita beristirahat), sehingga menyediakan cadangan lebih besar saat suhu inti kita naik sebelum masalah panas terjadi.
  2. Meningkatkan laju keringat, yang mengoptimalkan potensi kehilangan panas melalui evaporasi, sehingga mengurangi kenaikan suhu tubuh kita.
  3. Meningkatkan volume plasma kita (bagian cair dalam darah), yang menurunkan tekanan kardiovaskular akibat kenaikan suhu inti, sekaligus memperbesar cadangan plasma guna mengendalikan laju keringat (keringat berasal dari plasma).

Selain tiga faktor di atas, persepsi kenyamanan kita terhadap panas juga dapat membaik. Ada juga manfaat lainnya dari peningkatan toleransi panas, seperti menjaga kandungan garam, metabolisme, dan efek antiperadangan, tapi tiga manfaat di ataslah yang paling penting.

Metode aklimasi panas

Ada perbedaan tipis antara aklimatisasi panas dengan aklimasi panas.

Aklimatisasi berlangsung secara alami untuk waktu yang lebih lama. Sementara itu, aklimasi adalah metode 'buatan' atau dilakukan untuk tujuan tertentu dengan waktu yang lebih singkat. Meski sama-sama dapat meningkatkan toleransi panas kita, tapi keduanya tidak sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.