Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan 72 Alat Peraga Edukatif untuk PAUD di Jaksel

31 Jumat, 30 Okt 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan 72 Alat Peraga Edukatif untuk PAUD di Jaksel Bantuan 72 Alat Peraga Edukatif untuk PAUD di Jaksel Doc: Antara
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mendistribusikan 72 bantuan Alat Peraga Edukatif (APE) kepada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mendistribusikan 72 bantuan Alat Peraga Edukatif (APE) kepada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayahnya.

"APE bukan sekadar mainan, melainkan media esensial yang dirancang secara khusus untuk membantu anak-anak mengeksplorasi lingkungan, melatih motorik halus dan kasar, merangsang daya pikir kreatif, serta melatih kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama dengan teman sebaya," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim di Jakarta, Jumat.

Firmanuddin mengatakan, PAUD tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademis dan kognitif. Namun, juga harus mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak, mulai dari moral, agama, sosial emosional, bahasa, motorik, hingga seni.

Menurutnya, salah satu upaya untuk mendukung proses tersebut adalah melalui pemanfaatan APE sebagai media pembelajaran yang mendorong anak lebih aktif bereksplorasi dan mengembangkan kreativitas.

"Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui metode bermain sambil belajar," katanya.

Firmanuddin menjelaskan, pemanfaatan APE juga harus diimbangi dengan peningkatan kreativitas tenaga pendidik. Sebab, ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai perlu didukung kemampuan dan pemahaman guru dalam mengaplikasikannya secara tepat selama proses belajar mengajar.

Ia meminta agar sekolah membangun kolaborasi yang erat dengan orang tua murid. Dengan demikian, pola pendidikan yang diterapkan di sekolah dapat berjalan selaras dengan pola asuh serta kebiasaan anak di lingkungan keluarga.

"Pastikan pola edukasi di sekolah sejalan dengan pola asuh di rumah, sesuai dengan kearifan lokal dan kebiasaan anak-anak kita," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko menjelaskan, dari total 72 unit bantuan APE yang disalurkan tahun ini, sebanyak 20 unit merupakan APE outdoor. Sedangkan, 52 unit lainnya merupakan APE untuk indoor.

"Seluruh bantuan ini harus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sehari-hari di satuan PAUD penerima," ucap Sarwoko.

Ia mengingatkan pihak sekolah agar senantiasa menjaga kebersihan dan melakukan perawatan terhadap seluruh alat peraga edukatif sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.

"Semoga bantuan ini dapat mendukung kegiatan pembelajaran sekaligus memperkaya pengalaman bermain dan belajar anak-anak di satuan PAUD penerima," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Daerah
Disnakeswan Mimika Kembangk...
Daerah
Gunung Karangetang di Pulau...
Advertisement
Bangga Jadi WNI tetapi 75 Persen Pemuda Indonesia Ingin Kerja di Luar Negeri

Bangga Jadi WNI tetapi 75 Persen Pemuda Indonesia Ingin Kerja di Luar Negeri

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.