Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendikbudristek Minta Penerima Beasiswa ADEM Toreh Prestasi

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 20:02 WIB | Oleh:
Mendikbudristek Minta Penerima Beasiswa ADEM Toreh Prestasi Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Penerima beasiswa ADEM Repatriasi di 3 provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan dalam acara Pendidikan Kebangsaan bagi Peserta ADEM Repatriasi tahun 2023, di Banjar Baru, Jumat (13/10).

BANJARBARU - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, meminta penerima beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) untuk menorehkan prestasi sebanyak mungkin. Hal tersebut disampaikan kepada penerima beasiswa ADEM Repatriasi di 3 provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

"Gunakan kesempatan ini untuk belajar optimal, berkarya sebanyak mungkin, dan meraih prestasi setinggi-tingginya," ujar Nadiem, dalam video sambutannya, dalam acara Pendidikan Kebangsaan bagi Peserta ADEM Repatriasi tahun 2023, di Banjarbaru, Jumat (13/10).

Dia menekankan, penerima beasiswa ADEM harus memanfaatkan kesempatan belajar dengan semaksimal mungkin mengingat kesempatan belajar tidak didapat semua pelajar di Indonesia. Terlebih saat ini proses pembelajaran sudah jauh menyenangkan dengan kurikulum merdeka.

Nadiem menambahkan, penerima beasiswa ADEM juga harus mampu melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Sudah banyak peluang beasiswa jenjang S1 yang bisa diikuti seperti Beasiswa Indonesia maju, LPDP S1, dan KIP Kuliah. "Prestasi adik-adik saat bersekolah menjadi poin dalam seleksi," jelasnya.

Dia menerangkan, saat ini pembelajaran di sekolah sudah menggunakan Kurikulum Merdeka. Kurikulum tersebut mengedepankan pembelajaran berbasis proyek. "Adik-adik di dalam kelas tidak hanya belajar teori dalam kelas, tapi juga menerapkannya lewat praktik yang bisa dilakukan dimanapun," katanya.

Nadiem menjelaskan, pembelajaran di SMK saat ini jauh lebih relevan dengan dunia industri dan dunia kerja. Tidak hanya fokus pada kemampuan praktikal, tapi juga membrkali softskill yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

"Semua itu akan sangat dibutuhkan adik-adik untuk membangun karier di masa depan sesuai dengan minat masing-masing," tandasnya.

Sebagai informasi, beasiswa ADEM merupakan inisiatif penting yang bertujuan memberikan kesempatan pendidikan kepada anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal di luar negeri, khususnya di wilayah Sabah, Malaysia. Program ini diberikan kepada lulusan SMP agat dapat melanjutkan pendidingan menengah di 86 sekolah pelaksana program ADEM repatriasi yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia.

Tujuannya, untuk membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik. Sehingga dapat berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.